Mungkin masih ada beberapa orang
yang ga kenal istilah LDR. LDR itu long distance relationship. Singkatnya itu
tentang hubungan jarak jauh. Entah jarak jauhnya itu antara beda negara, pulau,
provinsi, kota, ataupun beda sekolah. Definisinya sih menurutku tergantung
setiap orangnya. Seberapa jauh pun terserah setiap orang yang menjalani untuk
mendefinisikannya.
Setiap pasangan yang menjalani
LDR pasti akan rentan dengan suatu hal yang bernama galau. Telat dibalas bbm
ataupun sms sebentar kemudian akan galau. Hal sepele pun akan sangat mungkin
menjadi penyebab perang dunia ketiga untuk mereka.
Banyak pihak yang pro dan kontra
terhadap hal ini. Banyak yang berkata lebih baik jomblo daripada harus
menghadapi LDR. Namun ada juga yang berkata bahwa demi nama cinta mereka rela
LDR.
Aku sendiri masih bingung aku
berada di pihak mana. Aku adalah salah satu contoh dari gagalnya LDR. Namun
bukan berarti hal ini menyebabkan aku trauma dengan pacaran ataupun LDR.
Setelah putus aku bahkan kembali pacaran dalam jangka waktu kurang dari 1
bulan. Sejujurnya hal ini disebabkan karena rasa hambar yang kurasakan saat
LDR.
Menurutku hal yang sangat penting
dari LDR selain rasa percaya adalah komunikasi dan perhatian yang konsisten.
Berasal dari pengalaman pribadiku dan teman-temanku. Aku menyimpulkan setiap
orang yang LDR akan dihinggapi rasa jenuh yang kemudian akan mengurangi
komunikasi. Selain itu pola kehidupan yang berbeda juga menyebabkan rasa malas
untuk saling berbagi seperti sebelumnya. Kemudian salah satu dari mereka
ataupun keduanya akan mencari orang lain untuk berbagi yang akan menjadi akar
dari gagalnya LDR.
Seperti orang pacaran pada
umumnya, LDR bukanlah beban yang harus ditanggung oleh 1 orang namun harus
ditanggung oleh 2 orang. Pacaran bukan hanya mengenai hubungan pribadi antara 2
orang, namun juga mengenai bagaimana kedua orang itu saling menguatkan satu sama lain dan
saling berbagi tanpa ada rahasia. Sebab pada saat rasa enggan muncul untuk
saling berbagi dan bercerita maka rasa jenuh akan muncul dan rasa percaya akan
hilang.
Pada saat 1 orang berusaha untuk
mempertahankan namun 1 orang lainnya tidak ingin mempertahankan maka LDR tidak
akan bertahan.
Menurutku juga pengertian harus
diberikan lebih banyak dalam LDR. Pengertian untuk mengerti bahwa kegiatan
masing-masing sudah berbeda. Waktu untuk berkomunikasi yang akan semakin
jarang. Namun kembali lagi kepada sebelumnya bahwa hal ini merupakan beban 2
orang. Sehingga pada saat 1 orang telah berusaha mengerti dan menunggu untuk
mendapat kabar. 1 orang lainnya harus ingat dan memberikan kabar meskipun itu
hanya sebentar.
Aku sendiri tidak begitu mengerti
bagaimana cara untuk LDR, sebab dulu aku sama sekali tidak melakukan semua hal
yang telah kusebutkan di atas. Bahkan aku sempat merasa bahwa aku tidak punya
pacar. Dikarenakan rasa cuek yang antara satu sama lain.
Saat ini aku juga telah memiliki
pacar yang satu kota bahkan satu kampus denganku. Sehingga intensitas bertemu
kami sangat sering, bahkan hampir setiap
hari kami bertemu. Bukan berarti aku ragu, bisakah nanti aku LDR. Namun aku
yakin setiap orang terutama cewe pasti akan merasakan apa yang aku rasakan.
Bukan rasa ragu tapi rasa khawatir. Mungkin memang sudah sifat alamiah dari
cewe untuk memikirkan sesuatu secara berlebihan dan sifat alamiah dari cowo
untuk menganggap suatu hal enteng atau istilah lainnya menggampangkan.
Terkadang aku khawatir, suatu
saat nanti kalau aku LDR apakah aku bisa bertahan. Meskipun sebenarnya aku
yakin, bahkan sangat yakin bahwa aku bisa namun hal-hal sepele seperti itu
terkadang terasa sangat mengganggu. Menurutku pada saat salah satu dari pihak
yang LDR telah merasakan yang seperti ini, bersikap jujur adalah hal yang
penting. Sampaikan mengenai hal ini kepada pasangan dengan jelas agar tidak
terjadi salah paham. Kemudian pasangannya seharusnya dapat menguatkan, sebab
inti dari LDR adalah saling menguatkan. Bukan hanya bersikap pasrah dan
menyerahkan semuanya kepada satu pihak ataupun memaksakan kehendaknya. Setiap
hal dapat diselesaikan dengan kepala dingin.
Yasudahlah LDR adalah pilihan dan
bisa juga merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Semoga kita semua dapat
memperoleh kebahagiaan dengan cara kita masing-masing.
No comments:
Post a Comment