Monday, July 2, 2012

LDR?!




Mungkin masih ada beberapa orang yang ga kenal istilah LDR. LDR itu long distance relationship. Singkatnya itu tentang hubungan jarak jauh. Entah jarak jauhnya itu antara beda negara, pulau, provinsi, kota, ataupun beda sekolah. Definisinya sih menurutku tergantung setiap orangnya. Seberapa jauh pun terserah setiap orang yang menjalani untuk mendefinisikannya.

Setiap pasangan yang menjalani LDR pasti akan rentan dengan suatu hal yang bernama galau. Telat dibalas bbm ataupun sms sebentar kemudian akan galau. Hal sepele pun akan sangat mungkin menjadi penyebab perang dunia ketiga untuk mereka.

Banyak pihak yang pro dan kontra terhadap hal ini. Banyak yang berkata lebih baik jomblo daripada harus menghadapi LDR. Namun ada juga yang berkata bahwa demi nama cinta mereka rela LDR.

Aku sendiri masih bingung aku berada di pihak mana. Aku adalah salah satu contoh dari gagalnya LDR. Namun bukan berarti hal ini menyebabkan aku trauma dengan pacaran ataupun LDR. Setelah putus aku bahkan kembali pacaran dalam jangka waktu kurang dari 1 bulan. Sejujurnya hal ini disebabkan karena rasa hambar yang kurasakan saat LDR.

Menurutku hal yang sangat penting dari LDR selain rasa percaya adalah komunikasi dan perhatian yang konsisten. Berasal dari pengalaman pribadiku dan teman-temanku. Aku menyimpulkan setiap orang yang LDR akan dihinggapi rasa jenuh yang kemudian akan mengurangi komunikasi. Selain itu pola kehidupan yang berbeda juga menyebabkan rasa malas untuk saling berbagi seperti sebelumnya. Kemudian salah satu dari mereka ataupun keduanya akan mencari orang lain untuk berbagi yang akan menjadi akar dari gagalnya LDR.

Seperti orang pacaran pada umumnya, LDR bukanlah beban yang harus ditanggung oleh 1 orang namun harus ditanggung oleh 2 orang. Pacaran bukan hanya mengenai hubungan pribadi antara 2 orang, namun juga mengenai bagaimana kedua orang  itu saling menguatkan satu sama lain dan saling berbagi tanpa ada rahasia. Sebab pada saat rasa enggan muncul untuk saling berbagi dan bercerita maka rasa jenuh akan muncul dan rasa percaya akan hilang.

Pada saat 1 orang berusaha untuk mempertahankan namun 1 orang lainnya tidak ingin mempertahankan maka LDR tidak akan bertahan.

Menurutku juga pengertian harus diberikan lebih banyak dalam LDR. Pengertian untuk mengerti bahwa kegiatan masing-masing sudah berbeda. Waktu untuk berkomunikasi yang akan semakin jarang. Namun kembali lagi kepada sebelumnya bahwa hal ini merupakan beban 2 orang. Sehingga pada saat 1 orang telah berusaha mengerti dan menunggu untuk mendapat kabar. 1 orang lainnya harus ingat dan memberikan kabar meskipun itu hanya sebentar.

Aku sendiri tidak begitu mengerti bagaimana cara untuk LDR, sebab dulu aku sama sekali tidak melakukan semua hal yang telah kusebutkan di atas. Bahkan aku sempat merasa bahwa aku tidak punya pacar. Dikarenakan rasa cuek yang antara satu sama lain.

Saat ini aku juga telah memiliki pacar yang satu kota bahkan satu kampus denganku. Sehingga intensitas bertemu kami sangat sering, bahkan  hampir setiap hari kami bertemu. Bukan berarti aku ragu, bisakah nanti aku LDR. Namun aku yakin setiap orang terutama cewe pasti akan merasakan apa yang aku rasakan. Bukan rasa ragu tapi rasa khawatir. Mungkin memang sudah sifat alamiah dari cewe untuk memikirkan sesuatu secara berlebihan dan sifat alamiah dari cowo untuk menganggap suatu hal enteng atau istilah lainnya menggampangkan.

Terkadang aku khawatir, suatu saat nanti kalau aku LDR apakah aku bisa bertahan. Meskipun sebenarnya aku yakin, bahkan sangat yakin bahwa aku bisa namun hal-hal sepele seperti itu terkadang terasa sangat mengganggu. Menurutku pada saat salah satu dari pihak yang LDR telah merasakan yang seperti ini, bersikap jujur adalah hal yang penting. Sampaikan mengenai hal ini kepada pasangan dengan jelas agar tidak terjadi salah paham. Kemudian pasangannya seharusnya dapat menguatkan, sebab inti dari LDR adalah saling menguatkan. Bukan hanya bersikap pasrah dan menyerahkan semuanya kepada satu pihak ataupun memaksakan kehendaknya. Setiap hal dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

Yasudahlah LDR adalah pilihan dan bisa juga merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Semoga kita semua dapat memperoleh kebahagiaan dengan cara kita masing-masing.

No comments:

Post a Comment