Tuesday, May 13, 2014

My First Holiday :) Feels Like Tiramissu Cake

Yuhuu...
As i've been told you in my post before. I will share about my holiday with him. :D

"Ketika jenuh datang, kemasi ranselmu dan pergilah sejenak dari rutinitasmu.Dan nikmati kenangan yang akan datang."
Yaaaayyy :)) , holiday pertama dimulai dari rencana mendadak kami berdua untuk pergi ke Jogja. Sebenarnya kami bepergian dengan modal nekat, karena kedua orangtuaku hampir tidak pernah mengizinkanku bepergian. Ternyata, surpriseeee :p orangtuaku mengizinkanku berlibur. Liburan kali ini adalah kali kedua aku naik kereta api dan kali pertama untuknya naik kereta api. Singkat cerita kami berhasil memesan tiket kereta api dengan modal nekat dan ketidaktahuan bagaimana cara memesan tiket kereta api bahkan jalan menuju stasiun Gubeng Surabaya. Namun pada akhirnya kami berhasil sampai stasiun dan naik kereta tepat waktu.

Enam jam. Enam jam perjalanan yang menyenangkan, kiri-kanan pemandangan yang dinikmati sawah, sawah, dan sawah. Menyenangkan memang untuk awal-awal perjalanan, namun untuk aku yang tidak bisa berdiam diri dalam waktu lama-kelamaan sawah-sawah itu semakin membuatku mengantuk.
Sampai akhirnya sampaaaai di Jogjakarta. Pertama kalinya untuk kami berdua menginjakkan kaki di Jogjakarta, tanpa tahu jalan, dan hanya mengandalkan bahasa Jawa yang seadanya. Hari pertama kami sampai di Jogjakarta, beberapa jam kami habiskan hanya untuk tersasar ke jalan yang kami sama sekali tidak tahu itu dimana hanya untuk mencari hotel yang kami akan tempati. Hari pertama, kedua, dan ketiga dihabiskan dengan bersantai di hotel,jalan-jalan ke Malioboro, benteng Vradenburg, dan berkeliling ke berbagai jalan di Jogjakarta . :)

Meskipun setiap perjalanan kami selalu diwarnai dengan adegan nyasar ke daerah entah dimanakah itu. Sebagai contoh, kami ingin ke Malioboro dari benteng Vradenburg tapi kami nyasar sampai ke Ringroad arah Klaten. Tidak masuk akal. Memang. Karena benteng Vradenburg berjarak sangat dekat dengan Malioboro dan kami nyasar ke daerah  yang sangat jauh. :) Yap, tetapi itulah kami. Kami menikmati setiap momen nyasar kami.

Hal paling konyol dan menyenangkan adalah pengalaman gempa pertama untuk kami berdua. Gempa yang cukup besar tiba-tiba menyapa Jogja. Dan yang menyenangkan adalah gempa ini memilih untuk datang pada saat kami berdua di Jogja. Dua orang yang tidak pernah merasakan gempa dan bukannya ketakutan tapi menjadi sangat senang. Konyol. Memang. Tapi ya begitulah kami. Momen ini adalah salah satu momen menyenangkan menurut kami. Di saat kami sedang bersantai di dalam hotel, tiba-tiba gempa besar datang dan kami hanya berdiam diri karena kami pikir itu adalah halusinasi. Saat TV dan dinding mulai bergetar dengan cepat barulah kami menyadari bahwa itu gempa. Hal pertama yang kami lakukan ketika gempa datang bukan menyelamatkan diri melainkan tertawa senang. :) Bahaya memang. Tapi yasudahlah. Pegawai hotel pun tidak membantu dengan baik, bukannya membantu kami menyelamatkan diri. Dia menenangkan kami dan tamu lain di lantai itu, tapi yang menyebalkan setelah menenangkan kami, gempa susulan datang dan dia berlari terlebih dahulu tanpa mengajak kami. Sementara di lantai tersebut seluruh tamu adalah tamu bule kecuali kami dimana sudah jelas kami semua amatiran dalam menghadapi gempa. Tapi ini layak untuk dikenang. Dengan judul kenangan , -Mas penjaga hotel yang panik-

Aku tidak terlalu banyak mendokumentasikan perjalanan liburanku kali ini. Aku terlalu menikmati setiap hal-hal kecil yang terjadi di liburanku. Jogja. Kota pertama yang kami kunjungi bersama untuk pertama kalinya - dengan judul berlibur - . Kota Jogja yang memberikan pengalaman menarik dan sangat menyenangkan. Kota yang pertama yang memberikan keberanian kami untuk berkelana tanpa arah dan hanya bermodal uang dan handphone. 

Liburan yang terasa seperti Tiramissu Cake. Cake favoritku yang terasa pahit dan manis di setiap suapannya. Cake yang selalu meninggalkan aroma khas dari suapan pertama sampai dengan suapan terakhirnya. Cake yang selalu membuatku menikmati setiap momen suapan yang kumakan. Begitu juga dengan liburan kali ini. Setiap momen "zonk", "nyasar", dan bahkan gempa pun kami nikmati dengan antusias.

"Jangan pernah melewatkan dan menyalahkan setiap momen di kehidupanmu dengan kesedihan ataupun penyesalan. Enjoy every single moment :)"
My last message for you:

Jangan pernah terpukau dengan gempa meskipun kalian belum pernah terkena gempa. Bahaya.



Monday, May 12, 2014

I Found The New One

I have not been write in this blog for a long time. A long time that i have spend with many experiences and many happy things :)

As my post before, i told you that i have to heal myself from that stupid broken heart. Finally, it happens. You move on from your broken heart, when you falling in love again. It really happens :) , when he said to me like this, "now we're just heal ourself, we tried to having fun , forget ur past, but how about when we falling in love each other?" Then i said, "okay, let's think about it next time, not now." 

Taraaa....suddenly we have a relationship in 2 weeks later. :) Suprise for you, he's my new brother that i've told you in my last post before.







Aku mungkin sudah melewati waktu-waktu bersedih yang cukup berat, bukan hanya bersedih karena hubungan yang selesai, tapi juga bersedih untuk banyak hal buruk yang sepertinya sedang senang mendatangiku bergiliran. Aku mungkin terlihat dapat move-on dengan cepat. Namun aku sebenarnya bukan move-on dengan cepat, tapi aku menemukan orang baru yang tepat dengan cepat.

Pernahkah kalian menemukan orang lain yang mengerti pikiran kalian tanpa kalian harus berbicara? Pernahkah kalian menemukan orang lain yang memiliki kesamaan masa kecil bahkan sampai ke hal sepele sekalipun? Pernahkah kalian menemukan orang lain yang hampir selalu mengeluarkan kata-kata yang sama setiap kalian berbicara? Pernahkah kalian merasa bersenang-senang dengan satu orang sudah lebih dari cukup? Pernahkah kalian merasa tersetrum saat bertemu seseorang? Aku pernah. Dan hanya satu kali. Kali ini. Mungkin memang terdengar seperti cerita novel roman picisan. But it's real. I just share what i feel.


Mungkin memang benar kalimat bahwa Tuhan selalu tidak pernah salah mempertemukan kita dengan orang baru. Tuhan memisahkan kita dengan orang yang tidak tepat dan mempertemukan kita kembali dengan orang yang lebih tepat. Begitulah cara kerja Tuhan. Keren.

Seharusnya aku menulis ini 5 bulan yang lalu, saat semuanya baru dimulai. Tapi kesibukan dan banyak hal membuatku baru menulisnya sekarang. Tapi menurutku ga ada masalah karena  5 bulan yang lalu ataupun sekarang perasaan ini tetap sama. Ini jelas berbeda dari hal yang selama ini aku rasakan. Bukan berniat untuk membandingkan. No offense :D . Just share it.

Dalam 5 bulan ini aku belajar banyak hal. Hal pertama adalah aku belajar bagaimana cara bersenang-senang. Hal kedua adalah aku belajar bagaimana cara menipu orang lain bahwa kami adalah kaka beradik, hanya karena wajah kami berdua yang seringkali dibilang mirip. Maybe in our past life, we're twins. Maybe. Who knows, right? Hal ketiga adalah aku belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah dan berdiskusi. 

Mungkin aku selesaikan tulisan ini sampai disini. Jika tulisan ini diteruskan maka makin lama semakin mirip dengan novel-novel roman yang kalian dan aku baca. Dan yang jelas aku tidak ingin dikutuk oleh para single-single a.k.a jombloers yang iri hati membaca ini :p

Next time, aku akan bercerita tentang liburanku ke Jogja, Bali, dan Taman Safari Prigen :D

By the way, thanks for your "do stupid things together" . I always love theway you smile and theway you show me your rabbit  teeth. :D