Showing posts with label me as commentator. Show all posts
Showing posts with label me as commentator. Show all posts

Wednesday, July 11, 2018

#ThaiCaveRescue Part 1

Satu minggu timeline twitter dipenuhi #ThaiCaveRescue, cerita heroik abad ini menurutku. Mungkin sih, aku sendiri baru hidup 24 tahun, belum satu abad. Cuma ya setidaknya sepanjang aku hidup, ini cerita heroik penyelamatan yang paling aku suka. Dimulai dari kronologis ceritanya sampai dengan banyaknya pesan kemanusiaan yang bisa aku ambil dari cerita ini.

Sebenarnya mudah untuk mengikuti perkembangan ceritanya, tapi mungkin ada yang baru mengikuti ceritanya sepotong-sepotong tanpa tahu kronologis dari awalnya, atau tidak sempat mengikuti timeline twitter karena kesibukannya, atau juga mungkin sedikit malas membaca tumpukan berita berbahasa inggris yang seperti kebut-kebutan di timeline. Aku pikir, aku mau coba merangkum semua cerita yang kudapatkan dari berbagai sumber (kebanyakan Twitter) yang "sepertinya sahih". Yah, aku bukan reporter, tidak dituntut banyak menulis dengan baik, aku cuma mau menceritakan apa yang kutahu. Semoga saja membantu kamu untuk bisa memahami serunya cerita heroik ini ya.

12 Wild Boar dan Ekapol
Ini seperti cerita karangan, karangan Enid Blyton, mungkin kalian familiar dengan judul sejenis Lima Sekawan Terjebak di Gua. Tapi sekarang menjadi dua belas sekawan bersama pelatihnya, dan guanya juga bukan di Inggris (lima sekawan bener di Inggris kan ya?). Cerita petualangan ini dimulai tanggal 23 Juni, hari Sabtu, saat Pheeraphat, nama salah satu dari 13 sekawan ini, sedang berulang tahun. Sweet seventeen kalau bahasa kita. Malam itu dia berencana untuk merayakan ulang tahunnya bersama keluarganya, tapi dia memutuskan untuk merayakannya terlebih dahulu dengan teman-teman tim sepak bolanya di kampung, yang dikenal dengan sebutan tim Moo Pa (dalam bahasa Inggris artinya wild boar, babi hutan). Sepulang latihan sepak bola, Pheeraphat bersama kesebelas temannya, dan juga pelatih mereka, Ekapol Chantawong pergi bersama-sama ke gua yang terkenal di kampung mereka, namanya Tham Luang. Berlatih pernapasan dan mengeksplor gua adalah kegiatan yang sangat biasa di lakukan oleh anak-anak, remaja, dan juga orang dewasa di sana. Bukan hal yang istimewa. Aku membayangkan mungkin seperti kalau kita pergi ke mall begitu ya? B aja.

Tapi, ternyata sampai malam Pheeraphat juga tidak pulang, orang tuanya mulai panik, menelponnya tapi tidak ada yang angkat, menelpon pelatih utama tim sepak bola Pheeraphat juga nihil. Iya, jadi Ekapol itu sebenarnya asisten pelatih, yang kebetulan hari itu menggantikan pelatih utama, dia masih berumur 25 tahun. Akhirnya orang tua Pheeraphat sadar, tidak cuma anaknya yang hilang, tapi kedua belas "wild boar" itu hilang. Panik, pasti. Telpon sana, telpon sini, telpon polisi, pencarian dimulai, ribut sana, ribut sini, bahkan alam juga ikut ribut. Hujan tidak berhenti, badai terus berlangsung, karena memang saat itu sedang musim moonson. Musim dimana saat badai sering terjadi di area antara daerah tropis dan sub tropis (salah satunya Thailand).

Sampai tiba-tiba 24 Juni, ditemukan sepeda mereka dan sepatu bola di depan gua. Seperti film,  pencarian jejak kaki dan tangan dimulai, ternyata ada! Ada jejak kaki dan jejak tangan dari para wild boar ini. Terkejutlah semua orang, dan yakin kalau mereka terjebak di dalam, air mengalir deras ke dalam gua, banjir, dan berdasarkan pengalaman mereka, banjir seperti ini baru akan surut 4 bulan lagi. Iya, 4 bulan. Keributan ini yang awalnya hanya di satu perkampungan di utara Thailand, menyebar ke satu negara, saling hujat, saling menyalahkan, kepanikan, bercampur dengan segala macam pemikiran bagaimana cara mengeluarkan mereka. Apakah mereka masih hidup? Bagaimana caranya mereka bisa sampai masuk ke sana? Dan berbagai jenis pertanyaan bagaimana lainnya. 

25 Juni, tim penyelam Thailand dikerahkan untuk mencari mereka ke dalam gua. Hujan masih belum berhenti, air makin tinggi, visibility di gua 0. Gelap gulita, sempit, tapi tim pencari tetap berusaha menyelam. Pompa air dinyalakan untuk menyedot sejumlah air, 24 jam nonstop, ada sedikit rongga untuk penyelam, sedikiiiiiiiiiitt sekali. Tapi tiba-tiba alam kembali tidak berpihak, banjir datang, seakan menutup harapan. Keributan ini pelan-pelan mengambil alih kehebohan piala dunia, mulai menggeser berbagai headline news. Perdana menteri menyerah untuk menanganinya sendiri, bantuan internasional pun berusaha didatangkan pada 26 Juni.

Pompa dipasang di mulut gua untuk mengurangi ketinggian air di dalam


27 Juni, lebih dari 30 personel tentara US dan tiga penyelam ahli dari Inggris didatangkan. Para penyelam ini mengatakan, tingkat kesulitan menyalam di dalam gua ini GILA. Seperti menyelam di dalam kopi, tidak bisa lihat apa-apa. Drone juga digunakan untuk usaha mencari barangkali ada jalan masuk/keluar lain ke gua ini selain dari tempat itu. Beberapa penyelamat juga menempuh bahaya berusaha mencari jalan dari atas gua, melewati tebing, dibatasi jurang, untuk mencari kemungkinan siapa tahu, penyelamatan bisa dilakukan dengan melubangi gua dari atas. Sayang sekali, kecelakaan terjadi, kendaraan mereka tergelincir masuk ke Jurang. Untung mereka masih selamat. 

Penyelamatan dengan cara penyelaman juga masih dilakukan. Ratusan tabung oksigen di bawa ke mulut gua, penyelam masih berusaha untuk mencari mereka, jarak ratusan meter, bahkan sudah melebihi 1.5 km ditempuh, tapi nihil. Padahal sudah tanggal 1 Juli. Sudah 1 minggu lebih mereka terperangkap di dalam, harapan mereka masih hidup mulai pupus, tapi dukungan dari dunia menjadi energi mereka. Para penyelam ahli dari berbagai negara datang, Tiongkok, Australia, Inggris, Rusia, Amerika, dan masih banyak lagi. Bahkan Elon Musk! Sang Iron Man! Humanity wins. Semua berusaha, semua berdoa untuk keselamatan para wild boar ini. Bahkan Sisidea, seorang seniman, membuat suatu gambar yang menggambarkan bagaimana seluruh dunia berusaha membantu misi penyelamatan ini.

Source: Thai Navy Seal/Sisidea




2 Juli. Dua penyelam paling ahli di dunia kembali datang untuk menolong. Richard Stanton dan John Volanthen, mereka 40 dan 50 tahun, tapi masih sangat bugar. Akhirnya mereka berhasil!

Mereka ketemu! Hidup. Ditemukan oleh para penyelam dari UK hampir 4 km di dalam gua, sangat jauh, mereka sedang duduk di atas batuan yang lebih tinggi. Mereka bilang mereka lapar. Tapi mereka semua hidup! Ternyata salah satu dari mereka (kalau tidak salah sang pelatih) sempat membeli cemilan untuk dimakan bersama dan memberikan kejutan untuk si anak ulang tahun, Pheeraphat. Selama 9 hari, mereka berbagi makanan. Hanya snack! 9 hari! 13 orang! Sang pelatih dipuji satu dunia, dia bisa menyelamatkan 12 anak kecil ini tetap hidup dengan cara mengajari mereka tetap tenang, sabar, dengan cara bermeditasi. Mereka minum dari rembesan air di gua. Mereka tetap tenang, berdoa, dan berharap untuk dapat ditemukan, tanpa tahu sudah berapa lama mereka di dalam. Semua orang memuji bagaimana bisa seorang pemuda 25 tahun, dengan segala macam tekanan, dan rasa bersalah, tetap bisa tenang dan membuat 12 anak kecil tetap tenang dan tidak berebut makanan selama lebih dari seminggu. Oh iya, di antara mereka tidak ada yang bisa bahasa Inggris, kecuali ada satu anak, aku lupa namanya, umurnya masih 14 tahun, dia bisa 4 bahasa. Dia yang memastikan kepada tim penyelam kalau mereka semua hidup, tapi mereka lapar, sangat lapar. Dia juga yang menjelaskan kepada 12 orang lainnya kalau mereka harus bersabar, tim penyelam akan segera kembali dengan makanan dan obat-obatan. Secercah harapan.


Mereka ditemukan!



4 Juli, tim medis berhasil masuk, dikejutkan dengan kenyataan bahwa ketiga belasnya dalam keadaan sehat, hanya luka lecet, bukan seperti orang yang sudah 9-10 hari berpuasa dan tidak terkena cahaya sama sekali. Ekapol hebat, dunia kembali memuji kehebatannya dan memberikan dukungan sebesar-besarnya agar dia tidak menyalahkan dirinya atas peristiwa ini. Ekapol menuliskan kalimat permohonan maaf kepada seluruh orang tua anak-anak itu, sedangkan anak-anak itu menuliskan ingin makan makanan kesukaan mereka kepada orang tua masing-masing. Sedangkan orang tua mereka? Memastikan bahwa Ekapol tahu kalau tidak ada satupun dari mereka yang menyalahkannya dan berterima kasih karena Ekapol telah menjaga anak mereka, memastikannya hidup, seluruh orang tua ini sangat bersyukur Ekapol ada di antara anak-anak mereka. 

5 Juli, mereka sudah dilengkapi dengan makanan, obat-obatan dan selimut foil untuk meningkatkan stamina mereka. Thai Navy Seal beserta satu tim medis, Richard Harris, yang juga merupakan penyelam handal, secara sukarela menunggu bersama mereka di dalam. Misi penyelamatan dimulai. Dunia ribut, mereka bilang ini mission impossible, seluruh orang berusaha memberikan bantuannya, Elon Musk merancang mini submarine yang selesai hanya dalam hitungan hari, scientist datang dengan berbagai solusinya, para pemilik pompa air berbondong-bondong membantu untuk memompa air keluar, para petani merelakan sawah mereka gagal panen karena dibanjiri air yang harus dikeluarkan dari gua, para pencari sarang burung walet yang sudah biasa keluar masuk gua dibelikan tiket pesawat oleh orang desa mereka, di pelosok selatan Thailand, dengan satu tujuan, mereka ingin membantu misi penyelamatan yang mustahil ini, para warga sekitar berbondong-bondong memasak dan memberikan bahan makanan yang mereka punya untuk memberi makan tim penyelamat, bahkan tukang es krim dari tempat yang sangat jauh mengayuh sepeda karena ingin membantu memberikan dagangannya dan memberikan dukungan sebisanya. Para pencuci baju berdatangan untuk membantu mencuci baju tim penyelamat, orang-orang menyediakan tumpangan gratis kapanpun dari bandara ke gua yang berada sangat jauh itu untuk para relawan yang berdatangan dari seluruh dunia, para pemijat datang untuk membantu para tim penyelamat agar cepat pulih setelah berjam-jam melakukan penyelaman, para anak kecil berdoa setiap hari di sekolah mereka untuk kesuksesan misi mustahil ini, para seniman memberikan semangat dengan memberikan gambar-gambar penyemangat kepada seluruh tim, seluruh orang di dunia berdoa untuk keajaiban yang mereka harapkan ada. Bahkan FIFA pun tergerak untuk memberikan semangat kepada tim penyelamat, kepada Ekapol, dan anak-anak itu untuk berjuang sampai akhir. FIFA memberikan surat kepada pemerintah Thailand, meminta izin untuk mengundang anak-anak ini dan Ekapol ke final World Cup 2018, jika mereka keluar dan bisa pulih sebelum hari final dilangsungkan. Seluruh dunia bersorak dan tidak sabar menunggu final World Cup dengan hadirnya ketiga belas wild boar ini disana.

6 Juli, berita duka datang, Saman Kunan meninggal. Seorang tim penyelam ahli dari Thai Navy Seal, seorang pensiunan yang memutuskan kembali mengabdikan kemampuannya untuk menolong sekelompok wild boar ini. Dunia bersedih, kenyataan bahwa ini misi mustahil berebut dengan harapan dari orang-orang di seluruh dunia. Baru kali ini, dunia berdoa untuk satu tim sepak bola yang sama. Saman Kunan menjadi pahlawan bagi semua orang, dia meninggal kehabisan oksigen, saat dia mengantarkan tabung oksigen untuk anak-anak ini di dalam gua. Ironi. Tim semakin sadar, kondisi di dalam gua semakin memburuk.

Saman Kunan


7 Juli, tim penyelamat mengetahui fakta bahwa kondisi cuaca semakin buruk, waktu yang tersisa hanya 4-5 hari untuk misi penyelamatan ini. Setelah itu, badai akan datang, ketinggian air akan kembali naik dan kemungkinan sangat besar, seluruh orang di dalam akan tenggalam. Kondisi udara di dalam gua buruk, oksigen dihembuskan ke dalam gua untuk membantu mereka tetap bertahan hidup. Masih mengandalkan metode pernapasan yang diajarkan Ekapol, agar mereka lebih tenang, dan jumlah oksigen yang dikonsumsi lebih hemat. Semua orang berusaha percaya, berusaha berharap akan keajaiban.

8 Juli, keajaiban ada! 4 orang anak berhasil diselamatkan setelah melewati proses penyelamatan yang sangat susah. Richard, memastikan kondisi kesehatan anak-anak yang akan diselamatkan, setiap anak didampingi oleh 2 orang penyelam. Satu orang penyelam membawa tabung oksigen untuk anak ini, satu orang dibelakangnya. Tim penyelam berharap yang terbaik, mereka tahu untuk orang dewasa pun cave diving  adalah hal yang sangat susah, apalagi untuk mereka, anak kecil, yang bahkan tidak bisa berenang! Tapi harapan berbuah keajaiban. Penyelaman ke kedalaman 4 km dilakukan selama lebih dari 6 jam, keempat orang anak dilarikan ke rumah sakit untuk pertolongan pertama. Pemerintah memutuskan tidak mengumumkan nama anak yang diselamatkan, dan orang tua mereka pun menyetujui. Atas nama solidaritas. Kedelapan anak lainnya dan Ekapol harus sabar menunggu di dalam selama satu malam. Setidaknya butuh 10 jam untuk mempersiapkan misi penyelamatan tahap dua. Tabung oksigen perlu diisi. Tim penyelamat harus diistirahatkan. Orang di seluruh dunia mengikuti berita ini dan tidak sabar menunggu kelanjutan cerita heroik ini, sambil berdoa untuk keajaiban kedua dan seterusnya.

9 Juli. Keempat anak lainnya sukses dikeluarkan lagi! Lebih cepat dari hari kemarin.Total 8 anak berada di rumah sakit, dan ajaib, mereka sehat. Hanya sangat kelaparan. Dunia sangat senang, dan berdoa untuk 4 orang anak lainnya serta Ekapol. 17 hari di dalam gua, dan kedelapan anak ini dikabarkan sehat dan penuh tawa. Kekhawatiran akan beban mental yang sangat berat diruntuhkan oleh ketangguhan mereka. Seluruh dunia mengidolakan mereka sebagai tim terbaik saat ini di dunia. Tapi badai datang lebih cepat malam itu, seluruh tim mulai khawatir dan berharap 5 orang terakhir beserta ketiga Thai Navy Seal dan juga Richard berhasil keluar dengan selamat.

10 Juli. Ribuan orang di dunia me-reload timeline twitternya setiap berapa menit, berharap kabar baik segera datang. Berdoa dengan caranya dan berharap agar mission impossible  ini berubah menjadi possible. Membuktikan keajaiban itu ada. 10 Juli, sore waktu Thailand, hampir malam, sudah hampir gelap, kelima orang terakhir keluar dan diberangkatkan naik helikopter ke rumah sakit! Dunia bersorak, karikatur muncul disana sini, hashtag baru dimunculkan yaitu #hooyah , teriakan yang diserukan tim penyelamat. Dunia berdoa dan menunggu keempat tim penyelamat terakhir keluar dengan selamat. Malam tiba. Keempat pahlawan itu keluar dengan kacamata hitam, bukan supaya keren, supaya mata mereka terlindung, karena sudah berhari-hari mereka berada di dalam kegelapan. Masyarakat mengantri di sepanjang jalan, bertepuk tangan kepada mereka dan mengucapak terima kasih berkali-kali. Seluruh dunia bersorak, menangis, dan membagikan kebahagiaan mereka di berbagai media sosial. Aku juga salah satunya. Dunia juga kembali mengenang Saman Kunan, tanpanya, misi ini mungkin tidak berakhir begini. Semoga Anda senang disana, perjuangan Anda tidak sia-sia Pak :)



11 Juli. Konferensi pers digelar, dengan orang yang sangaaaaat banyak. Semua orang ingin mengetahui kondisi terbaru para wildboar ini. Seperti yang disebut banyak orang, tim ini adalah tim yang sangat kuat, mereka memberikan tanda peace dan tertawa kepada kamera. Semua orang senang dan tidak sabar menunggu 1 minggu kedepan, menunggu kabar, masa karantina mereka di rumah sakit selesai. Tim penyelam pun memuji mental mereka yang sangat luar biasa. Di tengah proses penyelamatan, mereka "diikat" di semacam tandu dan diberikan oksigen menggunakan full face mask. Menurut tim penyelam, scuba diving ini sangat berbahaya, terlebih kalau mereka panik, salah-salah tim penyelamat juga akan celaka dan meninggal. Tapi mereka tidak panik, mereka malah memilih untuk tidur atau memainkan jarinya selama proses penyelamatan ini. Hebat. Kembali dunia berterima kasih kepada Ekapol yang bisa menjaga mental kedua belas anak ini dengan baik. FYI, Ekapol seorang yatim piatu yang sedari kecil mengabdikan dirinya menjadi biksu, namun keluar dari sekolah biksu karena mengabdi dan merawat nenek kandungnya. Kemudian juga mengabdikan dirinya untuk melatih anak-anak kecil dari keluarga yang tidak mampu untuk bermain sepak bola. Sosok yang hebat.

Sayang di hari ini juga, ada kabar duka, ayah dari Richard (dokter yang keluar bersama dengan 3 Thai Navy Seal di akhir penyelamatan) meninggal dunia. Sedih, dunia kembali berdoa untuk keluarganya. Semoga ditabahkan.

Mereka sehat!



Ini cerita petualangan yang sangat heroik. Melibatkan dunia dan seluruh kepercayaan dunia akan rasa kemanusiaan. Dimana-mana bertebaran kalimat, "Humanity wins", "Faith in humanity restored", dan sejenisnya. Aku sendiri juga merasa begitu. Cerita heroik ini sayang sekali untuk dilewatkan. Kali ini aku baru cerita tentang kronologinya, lain waktu aku akan cerita tentang orang-orang yang terlibat di baliknya. Keren. Sangat keren. Aku jadi semakin percaya, manusia itu memang pada hakikatnya menjadi orang baik. Semoga aku bisa jadi orang baik, dan selalu jadi orang baik.






Thursday, February 8, 2018

[KAYAKNYA SPOILER] Cek Toko Sebelah



SUKA! Aku suka banget film ini. 

Jadi sebenarnya aku banyak  sedikit suudzon dengan film Indonesia. Dulunya. Tapi entah kenapa, beberapa tahun terakhir, entah dimulai dari siapa, film Indonesia mulai bagus-bagus lagi menurutku. Sepertinya mulai dari 5 cm (?), eh apa bukan ya. Tapi yang jelas, aku sebenarnya tipe penonton yang nonton karena "gampang ketipu trailer" dan bukan penonton yang segitunya cuma mau nonton western, cuma mau nonton artis anu, ini, itu, de el el.

Sebelum aku mulai, mungkin aku mau memperingatkan, resensi ini mungkin bermanfaat, tapi lebih besar kemungkinan tidak bermanfaatnya. Kenapa? 
1. Aku bukan ahli film dan ga ngerti sama sekali teknik pengambilan gambar atau apa, selama menurutku aku tersentuh, aku bilang bagus.
2.  Aku sungguh bukan orang yang attention to detail, jadi aku sampai sekarang sering ketuker nyebut Milea (Dilanku 1990) dengan Milly (AADC).

Eh btw, ternyata pemerannya emang sodaraan lho! Ih aku kaget banget. Terus aku kaget mereka ternyata sodaranya Jevin yang anunya Rini itu lho. 

3. Aku akan lebih banyak ngomongin tentang apa yang kurasain waktu nonton film ini, instead membahas isi filmnya dan kualitas alur cerita ataupun apa itu, maaf, huhu, anaknya suka ngomongin perasaan.
4. Karena ini Ade Putri Aulia Wijharnasir, yang ga cuma namanya yang panjang, tapi ngomongnya juga. Niatnya cerita A, yang diomongin A sampai ZZ. A nya kebahas seupil doang. 

--------------------------- ini batas obrolan ngalor ngidul ------------------------

Jadi aku pertama kali nonton film ini, di hari penayangan pertama, sama mantan. Ya pokoknya gitu.

Ekspektasi pertamaku, kok judulnya aneh ya, tapi karena aku sudah lihat trailernya, dan yang aku suka, disini ada Dodit. Aduh, sungguh, Dodit itu lucu banget, dan kumel banget. Kenapa sih itu rambutnya dipotong gitu lho, apa mukanya discrub apa gimana gitu, di film lho ini Dit :( tapi lucu sih, ini daya tariknya.

Aku mulai nonton, bagian awal, lucu banget, langsung kebayang kalau aku jalan-jalan di Pasar Atum, terus dipanggil-panggil "Ce, ini ce, bajunya ce, cantik lho di Cece, kuenya Ce, dicoba juga, oiya donatnya dari kentang Ce, wuenak pol ce, cobaen dulu Ce, ndak papa Ce". Kan aku jadi ingin bertanya, "Bu, jadi Bu -nya jualan opo ae seh bu? Cek akehe ta lah bu, nanti donatnya numplek ke baju lho bu."

Jadi di film ini diceritakan Erwin (yang jadi si Ernest) dan Ko Yohan (ini lupa namanya siapa ya, difoto itu yang kiri sendiri lah pokoknya), mereka berdua anak dari Ko Afuk. Ko Afuk ini keturunan Tionghoa yang masih memegang teguh ajaran ajaran bisnis yang mantap dari leluhur, jadi beliau punya toko kelontong yang sukses, dan punya banyak karyawan. Erwin, anak bungsu dari Ko Afuk, kuliah di Sydney, sudah lulus, sukses jadi eksekutif muda di perusahaan ternama. Sumpah ini perusahaannya lucu banget. Bos dari Erwin, sungguh absurdity nya level Chiko sudah tidak paham lagi. Pemeran dari bos-nya Erwin, Asri Welas, tapi aku lupa siapa nama dia di film ya (?). 

Diceritakan ibu dari Erwin dan Ko Yohan sudah meninggal karena sakit, Ko Yohan hidupnya jadi berantakan, pakai narkoba, masuk penjara, meanwhile si Erwin, melampiaskan kesedihannya dengan belajar sampai bisa sekolah di Sydney, dan kerja di perusahaan bagus. Ko Afuk, kelihatan banget di film ini sangat kecewa sama Ko Yohan, Ko Yohan cuma fotografer, hidupnya susah, tapi istrinya cantik, cuma bukan Cina (pemerannya si Ardina Rasti? Eh apa Adinia Rasti? Lupa hehe). Kebalikannya, Ko Afuk, kelihatan sebangga, sesayang itu dengan Erwin, tapi ironisnya Erwin yang selalu dibanggakan selalu super sibuk dan susah meluangkan waktu untuk ayahnya, bahkan di malam natal (oiya, FYI, ini film ditayangkan di minggu-minggu natal, jadi memang temanya untuk film keluarga yang ditonton bersama waktu natal)

Sampai suatu ketika, Ko Afuk sakit, pingsan waktu makan malam bareng Ko Yohan di malam natal (ini makan malam yang dibatalkan Erwin, karena Erwin harus ke Singapore). Setelah banyak tawa dari awal film ini, dan perasaan tidak suka pada Erwin, serta kasihan pada Ko Yohan semakin menumpuk, akhirnya konflik dimulai. JEBRET. Ko Afuk minta Erwin jadi penerus tokonya, toko kelontong, jualan beras, kopi, gula, de el el. Erwin panik. Berantem sama pacarnya (si Gisel nih yang jadi pacarnya). Aku semakin sebal dengan Erwin, dan juga pacarnya, egois banget. Tapi kemudian aku mikir, memangnya kamu sudah jauh-jauh kuliah kesini, kamu mau disuruh pulang, melepaskan semua pekerjaan di "Singapore" dan jadi encik encik toko. Oke. Chiko ga jadi sebal dengan Erwin. Tapi aku masih sebal sama Natalie, si pacarnya Erwin. Tipe cewe sukses, karir sukses, dominan, dan baik sih, cuma....duh gitu deh. Pokoknya Chiko sebal.


Tapi tetap adegan ter-epic waktu Erwin ngotot bilang kalau bu Sonya (ini bosnya Erwin, si Asri Welas, YA ALLAH MAKASIH SUDAH INGAT NAMANYA SONYA IH TERNYATA), pasti ga izinin. Tiba-tiba scene berganti, dengan muka Bu Sonya segede itu aja, bilang Boleh dengan logat jawa super medok dan muka super mellow karena keingat orang tuanya, dan dia memberikan berbagai wejangan untuk Erwin agar berbakti ke ayahnya, jangan sampai menyesal, dan diakhiri dengan beliau memaksa Erwin menyanyikan OST Keluarga Cemara, yang ternyata Erwin ga hapal. (ini bohong banget, siapa sih yang ga tau OST Keluarga Cemara, siapaaaa?)

Ya singkat cerita, Erwin akhirnya boleh cuti 1 bulan penuh, untuk "masa percobaan" di toko Koh Afuk. Banyak kejadian selama 1 bulan ini, termasuk Ko Yohan yang marah, dan frustasi karena kenapa harus Erwin, kenapa dia ga pernah dianggap sama ayahnya sendiri, padahal dia dengan senang hati akan mengambil alih tokonya. Adegan bagian ini seru sih, Ko Yohan marah-marah, ngamuk, istrinya, Ayu, menenangkan. Ini baper banget scene ini. Dan dari scene ini aku belajar, ternyata pria memang butuh wanita, untuk menenangkan ya. Ciye.

Satu-satu konfliknya bermunculan di film ini, tapi sepertinya aku lebih tertarik untuk membahas apa yang kudapat dari film ini dibandingkan menceritakan alur ceritanya, jadi silakan ditonton sendiri ya. Oh iya ini link trailernya. Monggo diklik dan ditonton.



Kayaknya lebih mudah dipahamin kalau apa yang kurasain dan kudapat dari film ini kubuat dalam bentuk list. Lebih mudah dibaca, sepertinya.

1. Orang tua itu tetap manusia ya, gimana juga bisa kecewa, gimana juga meski bilangnya sayang sama kedua anaknya, tapi tetap keliatan lebih condong ke yang mana. Aku juga dua bersaudara, dan aku juga kadang ngerasa ayahku lebih condong ke siapa, ibuku ke siapa. Mungkin memang gitu. Tapi yang jelas, orang tua tetap sayang semuanya kok, cara menyampaikan dan menunjukkannya beda mungkin, ya mau gimana lagi, anaknya sendiri juga dua entitas yang berbeda.

2. Erwin, dia hebat, dia bisa menghadapi kesedihannya ditinggal ibunya dengan baik, berkuliah dengan baik, sukses, bekerja dengan baik, bertanggung jawab ke dirinya sendiri, tipe anak baik, kebanggaan orang tua. Mungkin selama ini aku selalu berusaha jadi "Erwin" untuk orang tuaku. Aku berusaha untuk sukses dengan caraku, cara yang kubisa, dan kusuka. Tapi ternyata, orang tua ga cuma butuh anaknya punya gelar tinggi, berpenghasilan tinggi, tapi orang tua juga butuh anaknya pulang. Pulang ke rumah dimana dia dibesarkan.

"Seberguna apapun kamu untuk masyarakat luas, seberhasil apapun kamu diluar sana, tapi jangan pernah lupa, kemana kamu harus pulang" - Sahabat


3. Ko Yohan, dia juga hebat, sama hebatnya dengan Erwin. Tapi dia ga lulus kuliah, dia juga dulunya Napi, dia kena narkoba. Kalau dulu, aku mungkin akan bilang Ko Yohan ini payah, ga hebat, tapi dia baik. Dia sayang ibunya, dia menghormati ayahnya, dia gentleman. Ada satu scene yang aku suka, jadi suatu hari, mantan Ayu, yang kaya raya, datang untuk menawarkan bantuan untuk mewujudkan mimpi Ayu punya bakery sendiri. Ekspektasiku sebagai penonton, dengan kondisi Ko Yohan yang lagi stres, tertekan, harga dirinya sebagai kakak sudah "terinjak" karena "tidak dipercaya" ayahnya sendiri, tidak punya pekerjaan tetap, dan mantan Ayu datang untuk mencoba mendekati Ayu lagi, dan segala macam kondisi yang tidak enaklah. Aku pikir Ko Yohan akan marah, ngamuk, blablabla. Ternyata di luar ekspektasiku, dia cuma tersenyum dan bilang, "Ayu, punya bakery sendiri itu mimpi kamu. Aku, suami kamu, yang bekewajiban untuk mewujudkan mimpi kamu, bukan orang lain. Biar aku ya yang mewujudkan mimpi kamu."
Semacam inilah dialognya, aku sedikit lupa, tapi......IH LELEH DEDEK. Ya aku jadi mikir, ternyata masalah-masalah begini bisa diselesaikan dengan baik, "tarik" lah wanita itu dengan cara yang tepat. 

4. Ayu, di sepanjang film dia memang tipe istri teladan. Jujur, selesai nonton film ini aku ingin jadi wanita seperti Ayu. Sabar, selalu tersenyum meskipun mertuanya "kurang suka" dengan dia, loyal, bisa memberikan kasih sayang yang baik ke suaminya, bijak, duh bagus lah. Entah kenapa, dengan lihat si Ayu ini, aku jadi berpikir, ternyata hubungan memang soal kompromi ya. Bukan berarti dia tidak boleh punya mimpi kok, tapi gimana dia kompromikan mimpinya dengan pasangannya. Btw, aku selalu insecure dengan pernikahan hahaha. Kalau aku sudah menikah, nanti jangan-jangan aku sudah tidak bisa mengejar mimpiku. Tapi ternyata, tidak semenakutkan itu kok. Ya mungkin sih, aku ga tahu. Tapi intinya, aku suka banget karakter Ayu disini, bikin aku tahu, jadi wanita yang lebih baik untuk pasangannya itu bagaimana. Cie Chiko. 

5. Natalie, awalnya aku sebal dengan Natalie. Dia terlihat seperti cewe egois, kaya, sukses, dominan. Tapi ternyata sampai suatu scene, Erwin marah dengannya, Natalie pergi bertemu Ayu. Aku mulai bisa mengerti sudut pandang dia, dan ya aku suka bagaimana Natalie akhirnya membulatkan tekad dia akan mengalah dan mencoba meminta maaf ke Erwin. Dude, mari kita akui, seringnya wanita malu mau minta maaf duluan kan. Tapi ya, terkadang butuh kok, sebutuh itu kita sadar kita salah. Pasal Wanita selalu benar itu tidak selalu berlaku. Kecuali lagi PMS.

6. Aku suka bagaimana film ini menyisipkan komedi dengan baik, dan plotnya keren aja, pelan-pelan emosi kita dibawa untuk menjadi sedih, makin sedih, lebih sedih, air mata menggenang, JEBRET tiba-tiba jokes lucu keluar dan scene berubah. Sial. Tapi untuk aku pribadi, ini yang bikin aku ga ngerasa ingin cepat keluar dari bioskop. Emosiku naik turun, aku senang, aku sedih, aku senang lagi, aku sedih lagi, gitu  terus aja sampai aku pulang. 

7. Aku suka ending dari film ini, semua masalah terselesaikan dengan baik, sampai masalah-masalah percintaan tidak penting antara pegawai toko Koh Afuk dan toko sebelahnya (aku lupa apa ya namanya?). Bahkan termasuk behind the scene nya super seru, lucu, aku suka.

8. Soundtrack nya bagus, GAC dan Overtunes. Bayangkan, suara mereka bagus, liriknya bagus, dan sesuai dengan alur ceritanya. Setiap adegan didukung dengan baik oleh setiap lagunya. Kayaknya baru ini film yang semua OST nya langsung aku download begitu aku sampai rumah. Semuanya aku download

9. Aku menemukan banyaaak sekali pesan moral di film ini, bahkan sampai adegan sekecil apapun. Bahkan cuma dari adegan toko sebelah Ko Afuk yang pemiliknya orang muslim, dengan toko Ko Afuk. Bagaimana beliau berusaha membantu Ko Afuk untuk mempertahankan tokonya, dan meskipun adegannya dibungkus dalam komedi, aku bisa menangkap pesan moralnya, kalau, terus kenapa kalau dia Cina? Ya mengingat baru-baru saja isu Cina-pribumi kembali mencuat.

10. Aku juga belajar bagaimana Ko Afuk sangat menghargai toko yang didirikan bersama istrinya, bagaimana dia mengakui kalau tanpa istrinya hidupnya berantakan. Disini aku jadi belajar, ternyata benar ya kata orang-orang, bagaimanapun, sekuat apapun pria, dia butuh wanita yang baik di sisinya. Dan ya aku jadi bisa melihat juga bagaimana menjadi wanita yang baik disini.

11. Dan akhirnya aku tahu, kenapa aku suka sekali film ini. Karena dari sini, aku belajar melihat banyak sekali sisi yang baru. Aku belajar melihat sudut pandang dari berbagai jenis orang. Orang-orang yang kutemui di keseharianku. Aku jadi menemukan hal baru. Aku jadi lebih belajar mengerti orang lain.


Sebenarnya aku masih punya banyak hal yang mau kukomentarin dari film ini, lebih  tepatnya aku menceritakan apa yang kurasakan dan kupikirkan dari film ini. Aku ga tahu, kamu juga begitu atau cuma aku. Jadi, aku mudah sekali, tepatnya sering sekali, menyadari suatu hal tentang kehidupan ini, dari interaksiku dengan orang lain, dari film, dari lagu, dan isi otak ku penuh dengan hal-hal begini. Dan aku merasa butuh berdiskusi dengan orang lain, setidaknya bercerita. Karena itu, aku juga merasa butuh bercerita apa yang kupikirkan dan kudapatkan dari film ini. Jadi yang kudapatkan dari film ini mungkin bisa kurangkum jadi seperti ini.


"Cinta itu bukan cuma tentang pasangan, tapi juga keluarga dan lingkungan sekitarmu, orang-orang di sekitarmu, rekan kerjamu, dan juga bahkan orang yang bukan siapa-siapa kamu. Cinta yang tulus itu bukan cinta yang diomongkan ataupun ditunjukkan. Cinta yang  tulus itu cinta yang berusaha mengerti meskipun dia tahu itu susah dimengerti. Cinta yang tulus itu cinta yang tahu kapan waktunya meminta maaf dan kapan waktunya memaafkan dan juga kapan waktunya membiarkan. Cinta yang tulus itu susah untuk disampaikan, dan memang diciptakan untuk dirasakan, tidak dalam waktu yang cepat, tapi dalam waktu yang tepat."


Thursday, April 28, 2016

Ngomenin Video Jennifer Bachdim - Kenji's Birthday Vlog

Hello Guys....

Setelah sekian lama disibukkan dengan urusan kuliah dan bersenang-senang. Akhirnya aku kembali ngeblog. Yaay...Di hari ini bertepatan dengan hari ulang tahun aku -ciye minta diucapin- . Aku akan mulai untuk membangun imej baru di blog ini. Dulu blog ini berwarna biru dan didominasi koala, tapi sayangnya aku "accidentally" merubah domain blog ini dan kehilangan domain blog sebelumnya, dan juga aku iseng edit template blog ini tanpa menyimpannya dulu. Akhirnya taraaaa....template yang dulu ilang dan aku ga bisa balikin karena aku ga paham dengan segala kode kode aneh di html itu :'(.

Sekarang aku akan berusaha fokus ngeblog lagi, setiap hari, kalau sempat, sebulan sekali kalau lagi males. Blog ini sepertinya akan lebih banyak aku post tentang komentar-komentar aku ke berbagai hal. Khususnya VLOG yang sekarang menjamur di youtube. Sekarang aku akan "ngomenin" VLOG dari Jennifer Bachdim - Kenji's Birthday. Di bawah ini kalian bisa nonton dulu video yang mau aku komenin.



Tapi tenang saja yang males buffering, aku akan capture moment-moment di video ini. Sebenarnya aku baru tahu kalau Jennifer Bachdim aktif buat VLOG sekitar 1 minggu lalu dan aku nonton VLOG ini awalnya dengan tujua melatih listening English-ku. Karena Jennifer Bachdim selalu membuat VLOG dalam bahasa inggris, karena dia sendiri memang kurang lancar berbahasa Indonesia. Jennifer Bachdim adalah istri dari pemain sepakbola Indonesia Irfan Bachdim yang hits banget di tahun 2011 kayaknya. Sekaran mereka berdua ternyata tinggal di Jepang dan sudah punya dua anak, bernama Kiyomi dan Kenji.

Mereka benar-benar super unyu family dan di salah satu videonya ini mereka berdua merayakan ulang tahun Kenji anak kedua mereka. Aku disini mau kasih komen untuk setiap momen yang aku capture dari video mereka.


Di awal video ini, Irfan dan Jennifer langsung minta anaknya yang baru bangun tidur untuk membuka kado dan juga kedua keluarga mereka memberikan ucapan selamat ke Kenji melalui video call. Aku suka banget bagian ini, bagaimana Kenji dengan muka bantalnya bingung karena tiba tiba dinyanyikan lagu Happy Birthday. He's so super cute. Ada juga scene dimana ada dua balon dan Kiyomi meminta Kenji untuk meminjamkan balon itu ke dia tapi Kenji berkata "Nein - tidak, dalam bahasa Jerman-" , Kiyomi yang juga masih anak kecil bukannya nangis atau marah, dia diam saja dan kemudian Jennifer kalau ga salah bilangm "Can you lend this to your sister please?" . Kenji langsung memberikan balon itu. Aku suka sekali scene ini karena kedua anak mereka yang akur dan aku yakin ini karena parenting yang bagus dari Jennifer dan Irfan.



Ini scene dimana mereka bertiga sudah mandi, ganti baju dan bersiap untuk merayakan ultah Kenji, Jennifer kembali menyanyikan lagu untuk Kenji bersama dengan Kiyomi dan Kenji yang bicaranya masih ga jelas, ini terdengar lucu bangeeet. Mereka terlihat benar-benar dekat banget satu sama lain. Aku pernah nonton suatu talkshow dimana Jennifer bilang kalau tips untuk menjadi dekat satu sama lain adalah "Jangan pernah mempekerjakan baby sitter/nanny untuk anak kalian". That is so damn true, i think.



Taraa...ini adalah scene dimana sebelumnya Irfan keluar dan kembali ke rumah dengan kejutan dan menyanyikan lagu lagi untuk Kenji dan membawa beberapa balon lagi. Irfan yang seorang pemain sepakbola dan menurut aku dia terlihat menyeramkan dengan banyak tatonya, dia bisa menjadi ayah yang mau berjoget bersama anaknya dan looks so silly to make his boy happy. 





I love this scene also. Irfan dan Kenji looks so cute dan yang jelas, aku suka sekali dengan mata mereka berdua. Irfan disini menggendong Kenji dan menunggu Jennifer yang sedang mempersiapkan surprise lagi.



Daaan...surprise lagi. Aku sampai heran apakah mereka tidak bosan memberikan surprise terus-terusan hahaha. They are so cute, Kenji berusaha meniup lilin itu tapi karena dia masih kecil maka jelas lilin itu tetap menyala meskipun sudah dia tiup, dan akhirnya Irfan memberikan bantuan untuk meniup lilin itu. Yang aku suka dari keluarga mereka adalah mereka selalu berusaha berkomunikasi dengan baik dengan anak mereka, bahkan untuk membantu Kenji meniup, Irfan dan Jennifer tetap bertanya kepada anak mereka apakah dia perlu dibantu, dan yang jelas Kenji tidak akan menjawab, kan dia belum lancar bicara.



Aku juga sangat suka dengan kepribadian dari Kiyomi, dia seorang kakak yang baik, dia juga akan bertanya kepada Kenji apakah dia perlu membantu Kenji untuk membuka kado dan dia tidak merebut atau mengambil kado milik adiknya.  Biasanya anak kecil akan saling  berebut mainan dan jarang sekali saudara yang akan bertanya dulu kepada adiknya apakah dia bisa membuka kado adiknya, biasanya sang kakak akan langsung membuka dan akhirnya ujung-ujungnya bertengkar karena mereka berebut mainan. Kiyomi has a really good attitude.



Di scene ini mereka sudah beranjak ke besok hari dimana mereka sekeluarga akan pergi bermain bowling bersama. Mereka sebelumnya memainkan hadiah milik Kenji yang bisa menghasilkan banyak gelembung. Dan kalian harus lihat bagaimana nanti Jennifer meminta Kenji say thank you for Oma and Opa, then Kenji melakukannya dengan sangat imuuut, He said, " Thank you Oma and Opa" dengan kalimat yang belepotan.





Bahkan saat bermain bowling pun, Jennifer dan Irfan tetap bermain dengan 4 player yang terdaftar. Jadi pada saat giliran Kenji dan Kiyomi, mereka berdua tetap akan melempar bola dengan dibantu orang tua mereka untuk membawa bola tersebut. It looks so cute. Mereka berempat terlihat sangat kompak menurut aku dan yang jelas Irfan dan Jennifer benar-benar berbaur dan menempatkan diri mereka sebagai teman dari anak mereka.



This is one of the silly things that Irfan did that I love it so much hahahaha. Irfan berjoget bersama dengan kedua anaknya saat mendengarkan lagu. Looks so cute right.



Dan taraaa....ini scene di akhir VLOG ini, mereka berempat kembali merayakan ulang tahun Kenji dengan bermain kembang api bersama. Good closing right?


Menurut aku sebenarnya sebuah VLOG dengan durasi 23 menit itu terlalu lama dan cenderung membosankan sebenarnya. Tapi Jennifer bisa memberikan isi VLOG yang menyenangkan dan kehangatan keluarga mereka menurutku menginspirasi banyak orang. They are both such a good parent. Mereka berdua tinggal di Jepang dan terpisah jauh dari keluarga mereka, Jennifer yang sebenarnya adalah seorang model namun dia meninggalkan karirnya untuk membesarkan anaknya dengan sangat baik.

Aku suka bagaimana keluarga mereka terkesan sangat dekat dan mengerti satu sama lain, dan juga Irfan dan Jennifer bisa membawakan VLOG ini dengan menyenangkan meskipun VLOG ini terlalu lama menurutku. But it's fine, dan juga aku sangat suka dengan opening yang berada di awal VLOG ini. 

You have to watch this video and feels so jealous with them. Keluarga mereka membuat banyak orang berpikiran untuk cepat menikah dan punya anak sepertinya hahahaha.

The last comment from me is:

"Cara orang tua untuk membesarkan anak mereka benar-benar mempengaruhi sifat dan karakter anak tersebut di masa depan. Be sure you are good enough to do parenting before you married and decide to have children."


Tuesday, May 13, 2014

My First Holiday :) Feels Like Tiramissu Cake

Yuhuu...
As i've been told you in my post before. I will share about my holiday with him. :D

"Ketika jenuh datang, kemasi ranselmu dan pergilah sejenak dari rutinitasmu.Dan nikmati kenangan yang akan datang."
Yaaaayyy :)) , holiday pertama dimulai dari rencana mendadak kami berdua untuk pergi ke Jogja. Sebenarnya kami bepergian dengan modal nekat, karena kedua orangtuaku hampir tidak pernah mengizinkanku bepergian. Ternyata, surpriseeee :p orangtuaku mengizinkanku berlibur. Liburan kali ini adalah kali kedua aku naik kereta api dan kali pertama untuknya naik kereta api. Singkat cerita kami berhasil memesan tiket kereta api dengan modal nekat dan ketidaktahuan bagaimana cara memesan tiket kereta api bahkan jalan menuju stasiun Gubeng Surabaya. Namun pada akhirnya kami berhasil sampai stasiun dan naik kereta tepat waktu.

Enam jam. Enam jam perjalanan yang menyenangkan, kiri-kanan pemandangan yang dinikmati sawah, sawah, dan sawah. Menyenangkan memang untuk awal-awal perjalanan, namun untuk aku yang tidak bisa berdiam diri dalam waktu lama-kelamaan sawah-sawah itu semakin membuatku mengantuk.
Sampai akhirnya sampaaaai di Jogjakarta. Pertama kalinya untuk kami berdua menginjakkan kaki di Jogjakarta, tanpa tahu jalan, dan hanya mengandalkan bahasa Jawa yang seadanya. Hari pertama kami sampai di Jogjakarta, beberapa jam kami habiskan hanya untuk tersasar ke jalan yang kami sama sekali tidak tahu itu dimana hanya untuk mencari hotel yang kami akan tempati. Hari pertama, kedua, dan ketiga dihabiskan dengan bersantai di hotel,jalan-jalan ke Malioboro, benteng Vradenburg, dan berkeliling ke berbagai jalan di Jogjakarta . :)

Meskipun setiap perjalanan kami selalu diwarnai dengan adegan nyasar ke daerah entah dimanakah itu. Sebagai contoh, kami ingin ke Malioboro dari benteng Vradenburg tapi kami nyasar sampai ke Ringroad arah Klaten. Tidak masuk akal. Memang. Karena benteng Vradenburg berjarak sangat dekat dengan Malioboro dan kami nyasar ke daerah  yang sangat jauh. :) Yap, tetapi itulah kami. Kami menikmati setiap momen nyasar kami.

Hal paling konyol dan menyenangkan adalah pengalaman gempa pertama untuk kami berdua. Gempa yang cukup besar tiba-tiba menyapa Jogja. Dan yang menyenangkan adalah gempa ini memilih untuk datang pada saat kami berdua di Jogja. Dua orang yang tidak pernah merasakan gempa dan bukannya ketakutan tapi menjadi sangat senang. Konyol. Memang. Tapi ya begitulah kami. Momen ini adalah salah satu momen menyenangkan menurut kami. Di saat kami sedang bersantai di dalam hotel, tiba-tiba gempa besar datang dan kami hanya berdiam diri karena kami pikir itu adalah halusinasi. Saat TV dan dinding mulai bergetar dengan cepat barulah kami menyadari bahwa itu gempa. Hal pertama yang kami lakukan ketika gempa datang bukan menyelamatkan diri melainkan tertawa senang. :) Bahaya memang. Tapi yasudahlah. Pegawai hotel pun tidak membantu dengan baik, bukannya membantu kami menyelamatkan diri. Dia menenangkan kami dan tamu lain di lantai itu, tapi yang menyebalkan setelah menenangkan kami, gempa susulan datang dan dia berlari terlebih dahulu tanpa mengajak kami. Sementara di lantai tersebut seluruh tamu adalah tamu bule kecuali kami dimana sudah jelas kami semua amatiran dalam menghadapi gempa. Tapi ini layak untuk dikenang. Dengan judul kenangan , -Mas penjaga hotel yang panik-

Aku tidak terlalu banyak mendokumentasikan perjalanan liburanku kali ini. Aku terlalu menikmati setiap hal-hal kecil yang terjadi di liburanku. Jogja. Kota pertama yang kami kunjungi bersama untuk pertama kalinya - dengan judul berlibur - . Kota Jogja yang memberikan pengalaman menarik dan sangat menyenangkan. Kota yang pertama yang memberikan keberanian kami untuk berkelana tanpa arah dan hanya bermodal uang dan handphone. 

Liburan yang terasa seperti Tiramissu Cake. Cake favoritku yang terasa pahit dan manis di setiap suapannya. Cake yang selalu meninggalkan aroma khas dari suapan pertama sampai dengan suapan terakhirnya. Cake yang selalu membuatku menikmati setiap momen suapan yang kumakan. Begitu juga dengan liburan kali ini. Setiap momen "zonk", "nyasar", dan bahkan gempa pun kami nikmati dengan antusias.

"Jangan pernah melewatkan dan menyalahkan setiap momen di kehidupanmu dengan kesedihan ataupun penyesalan. Enjoy every single moment :)"
My last message for you:

Jangan pernah terpukau dengan gempa meskipun kalian belum pernah terkena gempa. Bahaya.



Sunday, July 29, 2012

Cute Baby Panda :3


Siapa yang tidak tahu Panda? Hewan lucu yang seperti boneka dan menjadi lambang dari organisasi WWF. Aku sangat suka mengumpulkan foto-foto panda yang difoto dalam berbagai pose. Sekarang aku tidak akan banyak menulis basa basi , silakan menikmati kelucuan panda :D

Oh dude, are you eating noodle cup right? It's kind of junk foo x_x

There's nothing at there baby panda -_- , better you come to me

Panda, you know, you are a panda not a  cat, that tree can't hold you in..1....2...3...

Dude, you are a panda. Not koala, please understand this simple fact

Hhhmm yeah, i feel so tired to say that tree can't hold you :')

Whoopss..i catch you honey :*

Be strong mama :')

Hey, i know you just a baby but can you hide your...hhmm..your secret part :3

Dude, you're panda, not a koala or a dog -_-

Ooowwwh...so cute right?
What a cute animal right?! I wanna hold them. :'3 Maybe some picture before i said a quote for you?

Better you let me hold you than you fall in 1...2....3...

You're a panda honey, not a goat ....mbeeeekk :3

Ow ow ow...are you shy? are you make a mistake dude?

Don't act so cool when you ride that horse -_-

I wanna hold you...kyaaa

And here it is...

Quote dari Po-Kungfu Panda

"He was so deadly, in fact that his enemies would go blind from over-exposure  to pure awesomeness"
Setiap orang akan merasakan kejenuhan di bidang yang sama tapi tidak semua orang bisa merasakan kebahagiaan hanya dengan hal-hal sederhana. Enjoy these cute pictures and get your simple happiness :)