Showing posts with label me as "the campaigner". Show all posts
Showing posts with label me as "the campaigner". Show all posts

Tuesday, September 3, 2013

Not Just to See, But Mean It

Tuhan menciptakan manusia ditemani dengan hewan dan tumbuhan sebagai penyokong hidupnya. Tuhan juga mengajarkan kepada manusia untuk menjaga alam-Nya. Aku bukan seorang aktivis lingkungan, bukan juga seorang vegetarian yang menolak memakan protein hewani. Aku cuma ingin menyampaikan beberapa pesan yang aku dapatkan dari gambar-gambar yang dibuat oleh WWF dan beberapa orang yang sangat peduli dengan kelangsungan bumi ini. Sementara aku hanya seorang pencinta hewan yang mencoba menyebarkan pesan kepada orang lain. 

Tidak semua pesan harus disampaikan dengan kata-kata. Pesan yang dapat dimaknai sendiri menurutku akan lebih berarti dan lebih diingat. Semoga gambar-gambar ini dapat mengingatkan kita semua bahwa manusia tidak hidup sendiri di dunia ini.


Your baby tiger

Forest fire

Do It!

Click Save

We will know the value after it extinct

God give us free river

Watch your car!

Do you wanna landscape like this?

Home-less

Save the earth

What a pity tarzan

I hope my child will know what leopard is

Lung forest

Deforestation will kill you

Giant Elephant

Rhino-horn or Rhino-Human Nails

Good idea!

I think 100 years later, it comes true

We know tree help us, but we won't know why we always destroy them

Stop!

Finally, we know that we can't eat money

Thanks for everything, God

God, let us to know how the tree feels

Tree-hand

Camouflage

Good luck, baby tree


Survive

Our child will do this

Click cancel


Tissue

Straw

It seems XL

Can

Future Safari

90's child will understand it


You will do it

We don't have many times

Pity bird

What the f*ck

I hope, I can

Lovely baby tree


Give a hand

Bumi sudah memberikan semua kasih sayangnya untuk kita. Tuhan menciptakan manusia dengan kecerdasan yang lebih dan kasih sayang yang lebih. Kini saatnya manusia menjadi lebih manusia.

"Do you wanna be a true human? Try to feel earth's feeling. You will be know, how devil the human is."

Tuesday, January 1, 2013

Tuhan, Jagalah Negeriku, Negeri Indonesia-ku



“Hidup di Indonesia itu indah, semua yang kita butuhin datengin kita”.

Mungkin ada yang pernah dengar kalimat ini? Ini adalah sebuah tagline dari iklan jaringan selular. Iklan yang bagus dan sangat menginspirasi, itu opiniku. Setiap orang mempunyai opini yang berbeda-beda, sama halnya dengan kepribadian Indonesia yang berbeda-beda.
Hidup di Indonesia memang indah, tidak hanya alamnya yang sangat indah. Semua hal di Indonesia sangat indah, bahkan panggilan tukang sayur setiap pagi terasa sangat indah. Sama halnya dengan tagline iklan tersebut, apapun yang kita butuhkan menghampiri kita. Bahkan tukang sayur menghampiri kita. Berbeda hal nya dengan kehidupan negara lain, kebutuhan kita hanya jadi kebutuhan kita, bukan kebutuhan orang lain.
Orang Indonesia itu kreatif. Semua hal dapat menjadi lahan bisnis untuk mereka. Semua hal menjadi unik di tangan mereka. Orang Indonesia itu menyenangkan. Senyuman akan menjadi hal yang mudah didapatkan dimana saja. Semudah kamu tersenyum kepada mereka. Orang Indonesia itu berjiwa pahlawan, sangat mudah menolong siapa saja. Hanya di Indonesia banyak orang akan berdatangan saat kecelakaan terjadi. Hanya di Indonesia setiap orang rela meluangkan waktunya untuk membantu orang yang tersesat. Hanya di Indonesia banyak orang rela belajar bahasa Inggris untuk memudahkan komunikasi dengan orang asing. Orang Indonesia itu kita. Kita semua yang kreatif dalam menyusun impian, tersenyum untuk banyak orang, dan juga menolong tanpa alasan.
Rumput tetangga memang akan selalu terlihat lebih hijau. Namun rumput rumah kita sendiri juga akan terlihat hijau jika dipelihara dengan baik. Begitu pula Indonesia yang selama ini selalu dinomor duakan. Sebenarnya Indonesia sangat indah jika dinikmati dari sisi yang berbeda.
Cinta Indonesia bukan semata menggunakan baju bertuliskan I love Indonesia, menulis tentang Indonesia, atau apapun itu. Indonesia tidak pernah menuntut untuk dicintai, Indonesia hanya menuntut untuk diingat dan disimpan di dalam hati. Indonesia tidak melarang anak muda nya meraih impian ke luar negeri. Indonesia tidak menuntut perubahan. Dia akan tetap ada disini, tidak berpindah, dan menanti kita kembali dengan kabar bahagia.
Saya bangga untuk berkata bahwa saya adalah orang INDONESIA. I love Indonesia. J

Thursday, July 26, 2012

SAVE ANIMAL, PLEASE :')

SAVE ANIMAL. 


Aku memang seorang pencinta hewan, tapi aku bukan seorang vegetarian. Menurutku hati hewan lebih tulus dan mereka memberikan banyak hikmah untuk kita. Mereka menunjukkan kesetiaan dan keluguan dibandingkan anak kecil dari manusia sekalipun.

Kedua orangtuaku juga seorang pencinta hewan, sejak kecil aku sering berinteraksi dengan hewan. Di rumahku banyak terdapat hewan peliharaan sejak aku kecil. Dimulai dari kucing, sampai dengan elang dan burung enggang  . Sewaktu aku kecil, ayahku bekerja di sebuah perusahaan kayu di pedalaman Kalimantan. Oleh sebab itu ayahku sering sekali mendapatkan hewan-hewan langka yang merupakan hasil buruan. Ayahku akan mengembalikan ke pemerintah, namun sebelumnya akan dipelihara di rumahku sambil menunggu proses birokrasi selesai. 

Aku pernah melihat sebuah video tentang seorang induk anjing laut yang rela mati untuk melindungi anaknya dari pemburu liar. Anak anjing laut itu menangis dan bahkan dia mengeluarkan air matanya saat para ilmuwan memisahkannya dari jasad induknya. Aku tidak habis pikir, mengapa para pemburu itu perlu membunuhnya. Apakah hanya demi bulu indah mereka yang akan dijadikan mantel? Mengapa mantel harus dari bulu mereka? Bukankah domba sudah merelakan bulu-bulunya untuk dicukur dan dijadikan wol, hewan-hewan ternak lainnya juga  merelakan dagingnya kita potong dan merelakan kulitnya dijadikan bahan pakaian kita. Apakah pengorbanan mereka tidak ada artinya sampai kita perlu membunuh hewan lainnya? Mengapa uang sangat membutakan?

Aku membenci semua hal itu. Aku benci dengan orang yang senang menyakiti hewan terutama hewan langka. Mereka tidak pernah tahu bagaimana hewan-hewan itu telah berkorban, memberikan hutan mereka untuk kita dan mengapa kita masih harus membunuhnya? Memisahkan sang induk dengan anak mereka? Seorang anak manusia yang  berakal saja bahkan tidak bisa hidup tanpa induk ataupun induk asuh mereka. Bagaimana dengan para hewan yang tidak berakal itu?

Aku benci dengan orang-orang yang menganggap hewan itu menjijikkan, menganggap itu adalah sesuatu yang kotor. Mereka hanya ingin kasih sayang dan apakah kalian tidak bisa melakukan hal lainnya selain menendang dan membunuh mereka? Bukankah kalian bisa pergi dan tanpa menghiraukan mereka. Itu lebih baik daripada membunuh mereka. 

Mungkin aku terlihat sok tahu, tapi aku sejak kecil hidup dengan banyak hewan dan aku tahu mereka adalah makhluk yang sangat mengerti. Aku ingat waktu aku kecil, waktu aku kesepian karena dimarahi orangtuaku kucing-kucingku akan mendatangiku dan menggesek-gesekkan badannya seakan menghiburku. Aku ingat saat aku mulai besar, aku dikejar oleh anjing liar dan anjingku berlari untuk membelaku padahal saat itu dia sedang sakit dan tidak bisa bergerak karena kakinya luka. Waktu aku kesepian, burung-burung di rumahku akan bernyanyi untukku. Bukankah hewan itu sangat tulus dalam menyayangi?

Aku tidak tahu apa yang bisa kulakukan untuk menyelamatkan hewan-hewan tersebut. Tapi kupikir dengan kumulai dari mengajak orang lain berpikiran sama sepertiku akan mengubah keadaan mereka dan kucoba untuk menyisihkan sedikit uang saku ku untuk donasi mereka. Selain itu aku berusaha untuk menjaga lingkunganku dan tidak mengusik hewan-hewan yang ada. Semoga hal ini berguna. 

"Kesetiaan abadi bukanlah kata-kata untuk setia, tapi kenyataan bahwa kamu selalu ada untukku. Karena itu hewan adalah makhluk paling setia karena mereka tidak berbicara dan menunjukkan perasaan mereka dengan perbuatan."

Save Animal, Save Our Earth.
Tulisan ini kutulis untuk orang-orang hebat yang mengabdikan hidup mereka untuk hewan dan masa depan.