Monday, September 24, 2012

Don't forget your past! STOP SENIORITAS!

Banyak cerita yang berbeda di semester ini. Semakin berbeda, semakin merasa terpojokkan. Awalnya aku cukup antusias, cukup ingin tahu apa yang akan terjadi di semester ini. Aku akan punya adik kelas dan apa yang harus aku lakukan kepada mereka. Antusiasme itu hilang hanya dalam waktu 3 minggu. Bukan karena banyak mahasiswa baru yang menyebalkan tapi hanya keadaan yang membuat semuanya menjadi terasa lebih menyebalkan.

Aku memang tidak pernah suka dengan orang munafik. Aku ga ada niat untuk menjelek-jelekkan beberapa orang dan beberapa sudut pandang yang mereka gunakan. Aku menceritakan ini semua tanpa niat untuk menjelekkan pihak pihak tertentu. Aku hanya ingin berbagi cerita. It's my blog, it's my world, it's not their business. Aku bercerita dengan caraku, cara yang menurutku menyenangkan meskipun sudah lama ga kulakukan.

Semua hal menyebalkan dimulai dari tingkah banyak orang di kampus saat mahasiswa baru datang. Semua tingkah yang menurutku menyebalkan dan memuakkan. Aku bukan tipe orang yang suka membenci orang lain karena alasan sepele. Meskipun aku seorang yang keras kepala tapi aku juga seorang yang fleksibel. Hanya satu hal yang menurutku sangat menyebalkan, yang menutup kemungkinanku untuk bersikap fleksibel.


Senioritas. Aku sangat benci senioritas. Kenapa harus ada hal seperti itu? Kenapa budaya itu harus selalu dilestarikan? Alasannya klise, karena mendidik disiplin dan melatih etos kerja. Konyol? Memang sangat konyol. Ini semua pendapat pribadi ku. No offense. Aku ga ingin menjelekkan siapapun tapi cuma ingin mengeluarkan pendapatku.

Di kampusku ada kegiatan untuk mahasiswa baru yang dinamakan pengkaderan. Aku ga memberikan label jelek ke kegiatan itu. Tapi aku memberikan jempol terbalik untuk mereka yang sudah ikut pengkaderan tapi ga bisa buat perubahan. Semua kalimat janji diucapkan tanpa makna, janji yang terpenting adalah janji yang spontan dikeluarkan dari hati bukan janji yang dibaca karena merupakan kewajiban untuk lulus dari pengkaderan. Jika tetap seperti itu bukankah tidak ada bedanya? Melatih softskill? Bullshit. Semua itu cuma harapan semu, janji-janji yang dibuat untuk meyakinkan diri sendiri agar terhindar dari rasa hampa karena menyadari hal yang konyol.

Kehidupan ini memang abu-abu, untuk jadi idealis sempurna itu mustahil. Kita semua ada di zona abu-abu. Kita ga akan pernah bisa jadi hitam ataupun putih sempurna. Kita ga akan bisa hidup di satu sudut pandang saja, keluar dari zona aman dan coba liha dunia dari banyak sisi. 

Mayoritas dari teman-temanku adalah pembimbing pengkaderan yang terikat dengan banyak peraturan. Peraturan yang sangat mengikat dan memperuncing masalah kecil. Hal konyol menjadi semakin konyol. Semua hal tentang mahasiswa baru sangat diperhatikan, apakah itu penting? Melatih softskill dengan cara seperti itu? Itu bukan pengkaderan yang benar. Senioritas hanya memperburuk citra pengkaderan. Hal-hal sepele menjadi besar, semua hal menjadi salah jika itu dilakukan oleh junior. 

Jangan pernah lupa, setiap senior pernah merasakan rasanya menjadi junior. Setiap senior tahu rasanya menjadi pihak yang selalu salah dan menjadi serba salah untuk melakukan apapun di depan senior mereka yang dulu. Perubahan!!! Hanya itu yang diperlukan. Kalimat bahwa semua senioritas ini untuk menyiapkan diri ke dunia kerja itu sangat konyol. Jika itu tetap kita lakukan, mata rantai ga akan pernah putus. Bukankah dengan menghentikan budaya itu dari sekaran dan kemudian dibawa ke dunia kerja, bukankah itu lebih bagus?

Rasa hormat itu didapat dari rasa ikhlas untuk tersenyum dan menyapa, bukan dari paksaan senior. Selalu berkata tidak gila senioritas tapi selalu menuntut diberi senyuman tanpa memberikan balasan. Itu adil? Jangan lupakan masa lalu kalian, teman-teman. Sederhana. Ya memang sederhana. Coba melihat sudut pandang dari sisi lain kembali.

Hubungan pertemanan yang baik itu dimulai dari rasa nyaman dan saling menyenangkan. Bukan dari rasa terpaksa dan saling menggunjing di belakang. Ga nyaman? Ga usah berteman dekat. Simple. 

"Don't forget your past! Everyone has their own past and it makes them know about future"

Monday, August 27, 2012

Since I Met You :)


Isi blog yang sedikit berbeda kali ini. Sedikit cerita, curhat, atau apapun lah sebutannya. Just for sharing, so he can read it and smile secretly. 



Dimulai dari kenekatanku, keisenganku, dan ke sksd an ku untuk memanggil kenalan baruku. Fahmi. Teman baruku di kampus ini. Memang ga ada maksud apa-apa, aku cuma iseng manggil karena aku kehilangan temanku.

Ini cerita dari 1 tahun yang lalu. Aku Chiko, 1 tahun yang lalu aku masih menjadi mahasiswa baru di Siskal, ITS. Aku berusaha beradaptasi dengan banyak teman baru dari berbagai daerah, aku kembali memasang pokerfaceku. Aku selalu tertawa, tersenyum, bertingkah seperti anak-anak. Meskipun untuk poin terakhir itu adalah pembawaan alami ku. Aku melakukan hal itu supaya orang akan mengingatku dengan image yang baik.

SCC. Gedung di ITS yang menjadi tempat diadakannya UKM expo. Ini adalah pertunjukan dan pameran-pameran yang diadakan oleh UKM UKM di ITS. Dimulai dari melihat buku panduan mahasiswa baru, aku melihat UKM Kendo. Aku pun memutuskan pergi ke UKM expo dengan teman-teman baruku. Aku ga tau, kenapa aku ga bisa berbaur dengan cewe-cewe di jurusanku. Aku merasa, aku beda. Aku Cuma bisa berbasa basi dengan mereka bahkan untuk mengajak mereka ke UKM expo pun aku enggan, aku juga merasa aku sedikit tersisih dari mereka. Kemudian aku akhirnya pergi dengan segerombolan anak laki-laki, teman se kampusku.

Aku ga tau, entah mungkin aku terlalu kecil, atau aku ga kasat mata sampai teman-temanku meninggalkanku. Sendirian. Di tengah kerumunan banyak orang, aku sudah merasa seperti anak hilang. Anak hilang yang kesenangan lebih tepatnya. Aku terlalu senang melihat banyak stand UKM yang aku minati, aku mengambil banyak formulir dan dengan kalap mengunjungi semuanya seorang diri. Memang ini yang aku inginkan sebenarnya. Aku lebih suka menikmati momen seperti ini sendirian. Bebas kemana saja tanpa harus berusaha menyamakan minat. Mungkin ini alasanku jarang mengatakan iya setiap diajak oleh teman-teman ceweku untung shopping. Ya. Seleraku berbeda. Aku masih ga mengerti bagaimana sebuah bando pita besar yang seakan-akan menutupi seluruh kepalamu bisa dikatakan lucu. Menurutku lucu itu adalah boneka hewan di Gramedia ataupun topi berbentuk kepala hewan. Bisa juga sebuah T shirt bergambar muka spongebob besar di bagian depan. Berbeda. Mungkin aku terbiasa untuk menjadi berbeda bahkan aku rela memotong pendek rambut sepinggangku menjadi seleher hanya supaya terlihat beda dari anak-anak seumurku.

Di depan stand kendo.Tiba-tiba aku melihat teman sekampusku. Aku sangat familiar dengan mukanya, Chinese dan menyeramkan. Yah terdengar rasis tapi memang dia terlihat menyeramkan. Dia sedang berdua dengan temannya yang aku tau pasti, dia juga anak siskal. Yah aku bukan peramal, aku Cuma tau karena dia memakai baju dengan warna merah marun sama sepertiku dan anak-anak siskal lainnya. Aku bertaruh apa aku berani untuk memanggil mereka, mungkin se enggak nya untuk berkenalan dengan teman Fahmi itu. Aku coba memanggil nama Fahmi sambil melambai-lambaikan tangan. Aku yakin saat itu aku terlihat seperti anak hilang tapi siapa yang peduli toh mungkin mereka akan melupakan namaku seperti anak-anak lainnya dan akan kembali menanyakan namaku keesokan harinya. Mereka tertawa, tertawa setelah celingukan sebelumnya mencari asal suara. Sial. Apa aku memang sependek itu untuk ukuran mereka.

Kami berkenalan dan berbasa basi dengan teks yang memang sudah kuhafal di luar kepala. Saking seringnya aku mengucapkan kalimat itu untuk mengawali perkenalan sejak aku masuk kampus ini. Dan ternyata, surprise…, teman si fahmi itu ternyata juga mau masuk UKM Kendo. Hafidh. Aku berkali-kali salah mendengar namanya menjadi David. Entah telingaku bermasalah atau aku lagi ga konsen, entahlah ga konsen kenapa.

Tinggi, besar, taringnya gingsul, berwajah Arab. Itu yang kuingat pertama kali dari hafidh. Kontras sekali dengan Fahmi yang berwajah oriental. Satu hal yang aku pikirkan begitu melihatnya. Iri. Ya iri, kenapa Tuhan memberikan tinggi begitu banyak ke satu orang sementara satu orang lainnya kekurangan tinggi. Aku yakin dia akan terlihat keren memegang pedang bamboo di kendo yang entah apalah itu namanya. Ga akan seperti aku yang terlihat seperti anak SD yang membawa pedang mainan untuk main perang-perangan. Iri dan heran. Aku  heran kenapa aku mau saja menjelaskan tentang apa saja kegiatan di UKM Kendo yang sudah aku dengar di hari sebelumnya, sewaktu aku datang ke stand ini di hari pertama. Aku heran kenapa aku mau saja susah payah mendongakkan kepala untuk berbicara dan melihat matanya. Aku memang terbiasa berbicara dengan melihat mata lawan bicaraku dan itu akan terasa sangat melelahkan saat lawan bicaraku adalah orang dengan selisih tinggi yang cukup jauh dengan aku. Rasanya aku ingin naik ke meja stand dan duduk di atasnya supaya mata kami sejajar dan aku ga perlu susah payah mendongakkan kepala lama-lama untuk menjelaskannya.

Aku berniat pergi dan membawa formulirnya untuk aku dan teman-temanku yang menitip formulir juga. Ternyata formulirnya habis, satu formulir terakhir tersisa dan berdiam diri di meja menunggu untuk kubawa pulang atau kubiarkan Hafidh membawa pulang. Aku ambil formulir itu, aku yakin dia akan mengalah kepada anak kecil. Aku ga tau kenapa, cara dia melihatku seperti dia melihat anak kecil. Memang aku yakin umurku lebih muda darinya, tapi aku ga sekecil itu. Positive thinking, mungkin aku mirip adik perempuannya dan dia kangen dengan adik perempuannya begitu melihatku yang baby face lucu imut nan menggemaskan ini.

Oke mungkin terdengar seperti cerita komik, novel, atau sebangsanya. Saling berebut buku, baju, dan apalah yang sebangsanya dan kemudian bertukar nomor hape. Tapi memang seperti itu yang kualami, mungkin minus bagian berebut. Kami ga berebut kertas formulir, tapi aku merebutnya secara tersirat. Namun kemudian aku merasa bersalah. Habisnya dia diam saja melihat aku mengambilnya, seenggaknya protes atau komentar yang nantinya pasti akan aku bantah habis-habisan. Tapi karena dia diam saja, aku jadi salah tingkah. Aku berjanji akan memfotokopikan kertas itu dan memberikannya besok di kampus. Lihat, aku baik sekali kan. Aku baru kenal dia dan aku mau saja membuang tinta printerku untuk dia. Aku memang bukan orang pelit  tapi untuk masalah tinta printer, aku memang sedikit berhemat dan berpikir dua kali. Ekonomis, mungkin itu lebih menggambarkan.

Aku punya kebiasaan jelek, aku sering bengong saat orang lain mengajak aku bicara. Saat itu aku kembali bengong, aku bengong melihat anggota teater menggunakan kostum hitam-hitam, tertawa seperti orang gila, dan riasan mukanya seperti badut lengkap dengan hidung merahnya. Mampus. Aku takut badut, aku sudah sok-sok berani daritadi ngobrol di depan stand kendo yang tepat ada di sebelah stand teater, aku tetap berusaha stay cool meskipun aku mendengar suara-suara ketawa mirip setan itu. Aku ga begitu suka teater, aku ga bisa menangkap makna yang ingin mereka sampaikan dengan gerakan-gerakan yang menurutku terlihat seperti orang yang kerasukan. Dan mengapa kedua orang di depanku ini ga ada yang peka untuk cepat pergi dari sini, mungkin karena di sekeliling kami banyak cewe-cewe teater yang cantik. Ah, lelaki.

Dan saat aku bengong tiba-tiba saja dia menodongkan hapenya seperti menodongkan pisau di depan mukaku, menyuruhku untuk memasukkan nomor handphone ku ke phonebook dia. Hal pertama yang aku pikir, handphonenya bagus, keren, ini handphone yang inginkan sejak lama. Sial, aku jadi kepikir untuk mengambilnya, memasukkannya ke dalam saku celana, dan lari kabur meninggalkan mereka. Saat tiba-tiba aku ingat apa yang dia bilang, dia menyuruhku untuk memasukkan nomorku?! Bukan, bukan masalah dia terlihat sok kenal padaku, tapi masalahnya adalah aku gaptek dan ga bisa pakai handphone touchscreen. Handphone dia full touchscreen. Entahlah dia sadar atau ga perubahan mukaku. Mungkin dia pikir aku merasa ilfeel padanya atau entahlah apa yang dipikirkannya. Aku ambil handphonenya dan mencoba untuk memasukkan nomor handphoneku ke phonebooknya. Sial, susah sekali. Berulang kali aku salah pencet dan untuk memasukkan 1 angka aku harus mengulang sebanyak 3-5 kali. Aku gengsi, gengsi untuk menunjukkan kalau aku ga bisa pakai touchscreen. Aku kembalikan handphonenya ke dia dan kusuruh dia yang memasukkan nomorku sendiri dengan alasan dia yang perlu. Aku menyebutkan nomor handphoneku dengan cepat untuk menutupi rasa Maluku dan mencegahnya berpikir bahwa alasanku tadi mengada-ada. Akhirnya, kami sukses bertukar nomor handphone.

Aku lupa kalau aku pergi kesini nebeng dengan teman-temanku dan sekarang sepertinya aku ditinggalkan oleh mereka. Aku celingukan dengan canggung ke segala arah untuk melihat apakah mereka masih ada di gedung itu. Sayang sekali postur badanku menghalangiku untuk melihat ke semuanya, di institut ini terlalu banyak cowo yang berarti terlalu banyak orang yang lebih tinggi dari aku. Kami bertiga terdiam di tengah-tengah kerumunan orang, diam, canggung, kehabisan bahan pembicaraan. Kemudian ga tau siapa yang memulai kami sudah duduk di bangku yang ada di dekat panggung yang saat itu dijadikan panggung untuk penampilan UKM Band. Aku putus asa, aku ga tau bagaimana caranya aku pulang nanti. Aku mencoba iseng bertanya ke mereka, mereka pergi kesini dengan siapa dan naik apa. Jawaban yang aku dapat mengecewakan, ternyata mereka naik motor dan berboncengan berdua. Jelas sangat tidak mungkin aku ikut mereka, kecuali aku diletakkan di depan dan jelas aku sangat menolak hal itu. Semoga mereka ga menangkap kalau sebenarnya aku tadi ingin nebeng mereka untuk pulang.

Hening. Mati gaya, kami semua mati gaya dan habis bahan pembicaraan. Aku benci situasi seperti ini. Aku memang bawel dan cerewet, aku selalu menemukan bahan pembicaraan. Dimulai dari aku bertanya alasan Hafidh untuk ikut Kendo sampai akhirnya kami bertukar cerita tentang komik. Fahmi terlupakan, ya bukan salah kami menurutku. Dia terlalu asik dengan blackberrynya. Sedikit pembelaan diri memang, tapi itu kenyataan. Sampai akhirnya aku ga begitu ingat bagaimana pembicaraan kami berakhir dan aku pulang duluan saat melihat teman-temanku ternyata masih ada. Hari itu aku memang kesal dengan teman-temanku yang melupakanku tapi aku senang dengan tambahan teman baruku. Kupikir dia pasti akan menjadi teman menyenangkan untuk berbagi cerita tentang  hobi kami. Dia juga ga mengejek pilihanku untuk masuk kendo dan dia juga ga mengungkit sedikitpun tentang umurku. Aku benci saat banyak orang lain mempermasalahkan umurku yang lebih muda dari mereka dan mempermasalahkan penyebabnya sampai akhirnya entah dari siapa mereka tau aku adalah anak akselerasi. Aku benci orang lain melihatku dari image itu. Aku adalah Chiko. Aku ingin dikenal sebagai diriku bukan sebagai chiko anak akselerasi lagi.

Aku senang mendapatkan teman sependapat dan sehobi, dan jujur aku suka dengan badan tingginya.

Tuhan memang Maha penyusun rencana. Kita ga akan pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Kita hanya cukup menjalani dan menikmati semua kehidupan yang telah diberikan oleh Tuhan. Aku suka konsep berpikir seperti ini, ga ambisius, ikhlas, dan hidup dengan senyuman.

Aku ga pernah menyangka bahwa ini semua hanya dimulai dari sebuah sapaan. Namaku Chiko dan namanya Hafidh. Dari sore itulah cerita kami dimulai. J


Happiness?



Sewaktu SMP, saat nilai ulangan bahasa Inggrisku menurun drastis, seorang guru bahasa inggrisku menuliskan kata “be yourself” tepat di bawah nilaiku disertai dengan sebuah smiley. Aku menemukan kertas lama itu terselip di lemari buku milikku dan akhirnya ingatan masa kecilku datang kembali ke otakku.

Masa kecilku dipenuhi dengan sikap memberontakku. Aku tidak bermaksud sombong, tapi aku dilahirkan dengan iq yang cukup tinggi untuk anak seumurku. Aku mengalami proses perkembangan yang terlalu cepat untuk anak seusiaku, aku ga pernah sadar tentang itu. Kupikir itu adalah hal yang wajar sampai akhirnya aku menginjak bangku sekolah dasar. Aku yang sudah bisa membaca akhirnya merasa sangat bosan dengan pelajaran di sekolah dan selalu kabur dari dalam kelas untuk bermain-main di luar. Aku juga selalu kabur untuk menyelinap masuk ke ruang kelas 3 atau 4 SD. Aku bertingkah hiperaktif.

Hiperaktif memang identik dengan autis. Aku yang selalu ingin tahu mencoba semua percobaan-percobaan yang aku baca dari beberapa majalah anak-anak, aku mencoba semua hal heroik dari superhero yang aku lihat di TV. Sudah ga terhitung berapa seringnya aku terluka dan cedera karena tingkahku ini sampai akhirnya saat di sekolah, aku yang merasa super duper bosan bermain main di bawah meja sampai akhirnya ujung mataku membentur meja dan akibatnya saraf di dekat mataku terganggu sehingga mataku selalu berkedip tanpa henti. Dimulai dari situlah semua perilaku anehku ketahuan.

Dimulai dari aku pergi ke dokter mata untuk mengecek saraf mataku sampai akhirnya aku pergi ke berbagai macam dokter yang sampai sekarang aku tidak pernah tahu apa alasannya. Hingga berakhir semuanya di seorang psikiater. Psikiater itu menanyaiku macam-macam dan memberikan banyak tes kepadaku. Kemudian ketahuanlah semua penyebab dari sikap-sikapku selama ini yang berbeda dari anak-anak seumuranku. Aku terlahir dengan iq yang cukup tinggi untuk anak seumuranku, seingatku 148 dan itu tergolong jenius. Tapi hal ini memberikan efek lain yang cukup riskan untuk usiaku saat itu. Aku yang terlalu ingin tahu dan hiperaktif sehingga aku selalu menentang semua konsep-konsep yang diajarkan padaku. Psikiater tersebut juga mengatakan jika hal ini diteruskan aku akan menjadi seorang anak yang autis. Mendekati autis lebih  tepatnya, aku akan menjadi anak-anak yang berbeda dengan anak lainnya.

Aku masih sangat ingat, guru-guruku menawarkan kepada orangtuaku agar aku loncat kelas hingga ke kelas 3 sd ataupun mengikuti program akselerasi. Ayahku menentang hal itu, ayahku ingin aku menikmati masa kecilku seperti anak-anak lainnya. Menurutnya masa SD adalah masa tumbuh dan berkembangku tanpa harus dipercepat dan harus dijalani secara alami. Kemudian sejak itulah aku menjalani beberapa terapi yang aku sendiri tidak ingat apa saja. Terapi itu bertujuan untuk mengurangi sifat hiperaktifku. Namun menurutku sisa-sisa dari hiperaktifku masih tersisa. Selama di bangku SD aku sangat suka menentang dan memberontak larangan orangtuaku. Aku selalu berkelahi dan memukul anak laki-laki di sekolahku, aku Cuma ingin berbeda dari anak-anak perempuan lainnya.

Aku merasa bosan. Aku bosan dengan pelajaran di sekolah yang menurutku monoton dan terlalu diulang-ulang. Aku benci saat aku sudah mengerti pelajaran itu dan teman-temanku selalu menanyakan hal-hal yang sama yang sangat sederhana dan tidak pernah mereka mengerti karena mereka lebih banyak bermain dibandingkan memperhatikan pelajaran itu di penjelasan pertama. Itu sangat membuang-buang waktu. Akhirnya aku selalu menduduki peringkat 1 di sekolahku dan sifat kompetisiku muncul. Aku tidak pernah ingin dikalahkan oleh orang lain. Sampai akhirnya aku menginjak bangku kelas 6 dan entah kenapa aku mulai merasa tertekan dengan semua hidupku. Aku merasa muak dengan semua kompetisi yang aku lewati, aku merasa semua ini bukan hal yang harusnya aku lewati. Aku tertekan dengan tuntutan orang tuaku dan orang-orang lain yang member label anak pintar untukku. Aku merasa ini semua memuakkan. Aku selalu merasa down saat melihat nilaiku bukanlah nilai yang tertinggi. Aku bisa menangis hanya karena aku ga bisa mengerjakan tugasku. Aku sangat stress saat itu, aku tertekan dengan tuntutan dari orangtuaku supaya aku selalu menjadi yang terbaik.

Saat melihat keadaanku yang seperti itu, orangtuaku membawaku ke psikiater. Tapi menurutku itu ga memberikan perubahan yang berarti. Sampai akhirnya aku terbangun di malam hari dan menangis diam-diam dan memutuskan untuk berhenti menjadi yang terbaik dan menjadi diriku sendiri tanpa memaksakan kemampuanku. Entah kenapa rasanya semua beban yang selama ini ada di kepalaku diangkat semua dan bersih tak bersisa. Semenjak itu nilai-nilaiku kembali membaik dan aku merasa bangga aku bisa mengatasi masalahku sendiri.

Aku mulai mengenal kata ikhlas, aku akhirnya mengerti kebahagiaan itu ga akan pernah datang saat kita mencarinya sekuat tenaga tapi saat kita berdiam diri, mengikhlaskan, dan mempercayai kemampuan diri kita maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.


Aku menikmati kehidupanku dan menikmati ke-aku-anku. Aku bangga menjadi diriku sendiri tanpa harus berusaha meniru orang lain. Aku sangat menikmati kelebihan dan kekuranganku. Aku ga pernah lagi berusaha berambisi dan akhirnya kecewa. Aku akan memikirkan banyak mimpi dan berusaha melakukan sebaik-baiknya untuk semuanya. Apapun hasilnya adalah semua kerja kerasku, aku bangga dan yakin bahwa semuanya adalah hasil terbaik yang telah diberikan oleh Tuhan. 


Tuesday, July 31, 2012

Pokerface

"Everyone has their own poker face to hide the deepest secret and to show the most beautiful smile"

Pokerface. Semua orang dilahirkan dengan senjata andalannya untuk menghadapi kesesakan dunia dengan berbagai cara, termasuk dengan cara pokerface. Memasang muka lugu dan berusaha menganggap dirinya adalah anak kecil lugu yang masih belum mengerti dunia. 

Aku juga sangat menyukai menjadi seorang yang pokerface. Sensasi yang diberikannya seperti saat kamu mendapatkan kado di tengah malam ulangtahunmu dan menunggu waktu yang tepat untuk membukanya. Apakah isi di dalam kotak akan sama seperti yang kita harapkan ataupun tidak. Sama seperti saat kita menjadi pokerface, berdiam diri dan menunggu reaksi orang-orang di sekitar kita. 

Seandainya pokerface adalah sebuah hobi maka aku akan menuliskannya di kolom hobi setiap formulir ataupun biodata yang harus kuisi, dan isi kolom itu tidak hanya diisi dengan hal-hal monoton seperti membaca, mendengarkan  musik, aku ingin beda.

Kalian semua pasti pernah merasakan perasaan saat berusaha untuk terlihat tidak terjadi apa-apa di depan teman-teman kita. Aku sangat sering melakukan itu. Aku benci untuk membayangkan wajah orang lain saat melihat seperti apa diriku, aku merasa lebih baik dengan menjadi pokeface, aku merasa lebih diterima dan dapat menerima mereka. Pokerface yang kumiliki adalah tersenyum dan selalu tampak ceria. Aku ga suka melihat wajah orang-orang yang berusaha sok perhatian dan membantuku. Aku pemilih. Aku hanya menerima wajah seperti itu dari sahabat-sahabat yang sudah kuakui. Kuakui dengan caraku sendiri, ga ada cara khusus untuk mengakuinya hanya perlu merasa nyaman berbagi tanpa komitmen sahabat sejati, selamanya, blablabla. Aku ga suka komitmen dalam persahabatan, kenapa kita harus terikat dengan satu atau dua orang sahabat saat kita bisa mencari banyak sahabat. Aku bukan orang yang mengkultuskan kualitas dalam persahabatan, mungkin, aku mencari sebanyak mungkin teman dan hanya akan membiarkan sedikit orang yang benar-benar kuakui sebagai sahabat. 

Aku senang menjadi unpredictable. Aku senang menjadi anak-anak yang selalu bertanya. Aku selalu mencari orang yang bersedia menjawab banyak pertanyaanku, orang yang ingin kuperlihatkan wajah dibalik topeng senyumku. Aku sudah menemukannya dan kuharap itu adalah orang yang tepat. 



Menjadi pokerface bukanlah sesuatu  yang salah, itu menyenangkan saat orang lain mengejekmu dan kalian berpura-pura menjadi anak lugu yang tidak mengerti lelucon itu, menyenangkan mengucapkan hal-hal sarkartis untuk orang-orang yang menyebalkan dan kemudian kalian berlindung di balik pokerface untuk menjadi anak lugu lagi, menyenangkan menjadi unpredictable bagi orang lain.



Pokerface sama seperti kotak pandora. Menyenangkan untuk memberikan kesan penasaran bagi orang lain seperti kotak pandora. Tapi kita tetap harus memilih satu orang yang tepat untuk membuka kotak itu dan menemukan apa isi di dalamnya sama seperti kita harus menemukan orang yang tepat untuk membuka topeng kita dan meletakkannya jauh dari kita. Orang yang tepat adalah orang ternyaman untuk diajak berbagi hal-hal di dalam pandora pikiran kita. 

"Routine will kill you if you don't avoid it sometimes"
Kita perlu menjadi berbeda untuk beberapa saat. Kita perlu keluar dari zona aman kita untuk dapat tahu bagaimana dunia yang sebenarnya tanpa kita perlu berlindung dari apapun, menikmati dunia dengan kepala terangkat dan kepercayaan diri masa muda kita bahwa kita bisa melakukan semua hal. 



Biarkan semua panca indera kita menjadi lumpuh dan biarkan hati yang mencari orang yang tepat. Berhentilah untuk bersikap skeptis sesaat, temukan waktu dan orang yang tepat. Seperti saat kita berjalan di lorong yang gelap dan bercabang sendirian dan nikmati perjalanan itu sampai suatu saat kita bertemu di satu titik dengan orang yang tepat yang datang dari cabang lainnya. Biarkan tangan kita saling menggenggam dan kembali menjalani lorong itu dengan bantuannya, tidak sendirian dan tidak kesepian. 

" Pokerface adalah usaha kita untuk menjadi sama dengan orang lain  di tengah perbedaan, namun kita memerlukan seseorang yang dapat menemukan dan menghargai perbedaan kita di tengah banyak kesamaan di dunia ini "

Terima kasih untuk kamu yang telah berhasil mengintip isi dari kotak pandoraku dan membuka topeng yang kukenakan. Terima kasih untuk bersikap penasaran memberanikan diri membukanya dan menerima segala isi dari kotak itu. Semoga kamu bisa menjaga isi kotak pandora yang  terbuka ini seperti aku yang menjaganya sebelumnya.

Sunday, July 29, 2012

Welcome to college life, Institut Teknologi Sepuluh Nopember


Mungkin sedikit aneh, ga ada angin, ga ada hujan. Yah mungkin sekarang sedikit hujan rintik, tapi tetap saja aneh. Aku tiba-tiba ingin menuliskan tentang Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Itu nama kampusku. Ya, aku kuliah di institut. Meskipun banyak yang bilang institut itu keras didikannya, banyak belajar, tugas, dan susah untuk lulus. Tapi menurutku ini menarik.

Ga munafik. Aku sebenarnya ingin masuk ITB. Setiap siswa di Indonesia yang ingin belajar teknologi pasti akan memikirkan ITB sebagai tujuannya. Sejak ke cil aku bermimpi masuk MIT di Amerika ataupun ITB di Bandung. Aku ingin mempelajari astronomi. Aku yakin banyak rahasia yang terdapat di alam semesta. Kemudian impian itu pupus karena banyak hal dan akhirnya aku terdampar di ITS di Jurusan Teknik Sistem Perkapalan (Marine Engineering). Jauh. Ya, sangat jauh dari impian masa kecilku meskipun jurusan ini adalah jurusan pilihanku sendiri. 

Aku memilih ITS karena menurutku peluang masukku akan lebih besar di ITS dibandingkan ITB. ITB memang memberikan peluang masuk untuk  siswa asal Kalimantan lebih sedikit dibandingkan ITS.  Sebenarnya aku juga terobsesi dengan industri perminyakan dan sayangnya di ITS tidak ada jurusan perminyakan. Kemudian aku tahu bahwa Ocean Engineering dan Marine Engineering juga memiliki bidang keahlian perminyakan. Meskipun ITS bukan impianku aku cukup senang berada di institut ini minus kegiatan pengkaderan mahasiswa baru yang terkadang membuatku merasa sangat absurd.

Mungkin untuk adik-adik kelasku yang ingin mayoritas ingin mengambil jurusan pendidikan dokter, kenapa kalian tidak coba mengambil teknik? Teknik itu menarik meskipun kalian harus sering bertemu dengan matematika dan fisika. Tapi satu hal yang menurutku menarik adalah gelar engineer yang akan kalian pegang, bukankah itu keren? Bukankah melihat seorang engineer dengan helm engineernya dan membawa blueprint dari desain mereka di lapangan dengan banyak pekerja di sekitarnya itu terlihat sangat keren? Dan yang jelas gaji seorang engineer sangat besar dan stabil.
Look! How cool she is?!


Jika kalian ingin mencoba teknik tidak ada salahnya kalian mencari tahu tentang ITS. Tidak buruk untuk mencoba bukan? Selain semua jurusan sudah berakreditasi A fasilitas-fasilitas di institut ini bagus dan menurutku lumayan mencerminkan ini adalah sebuah institut teknologi dan juga hampir semua dosen yang kalian temui disini adalah lulusan dari perguruan tinggi di Jepang dan Eropa. Setidaknya kalian akan sering mendengar cerita mereka tentang berkuliah disana dan itu sangat menyenangkan bukan?

Aku akan menunjukkan beberapa gedung fasilitas yang ada di ITS. Menurutku ITS adalah kampus perjuangan yang bagus dan aku suka kuliah disini ditambah lagi aku bertemu pacarku disini :p . 


Pusat Robotika, pusat studi robot Indonesia - ITS memang dikenal dengan robotika dan perkapalan

Rektorat ITS

Manarul Ilmi, Mesjid ITS

Gedung NASDEC - pusat studi dan penelitian perkapalan Indonesia

Graha ITS - gedung serbaguna ITS

Perpustakaan ITS

Gerbang masuk ITS

jurusan Kimia di FMIPA


ITS mempunyai 5 fakultas yaitu FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), FTSP (Fakultas Teknologi Sipil dan Perencanaan), FTI (Fakultas Teknologi Industri), FTK (Fakultas Teknologi Kelautan, FTIF (Fakultas Teknologi Informasi) dan ditambah dengan 2 politeknik yang sebenarnya sejak awal Januari tidak berstatus sebagai ITS lagi yaitu PENS (Politeknik Negeri Surabaya) dan PPNS(Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya).

Menurutku semua fakultas bagus dan kami semua ada di bawah naungan almamater biru ITS. Warna jas almamater ini juga salah satu alasan kenapa aku memilih ITS, biru, ya aku suka warna biru, sangat suka. Memang alasan yang kekanak-kanakan :D tapi aku ga peduli toh tetap saja aku sudah kuliah dan berada di ITS. Kowawa~

Kuliah di institut terutama institut teknologi memang seperti kebanyakan yang orang pikirkan. Banyak tugas, kuliah malam, dan sedikit cewe. Ya memang disini sedikit cewe tapi itu ga akan menjadi masalah menurutku. Asal kalian tau, dengan sedikitnya cewe kalian akan merasa eksklusif dan dilindungi. Meskipun terkadang sedikit mencolok dan itu kadang terasa sangat menyebalkan jika senior-senior sangat memperhatikan tingkah laku dan sopan santun kami. Oh my God, senioritas again~ .

ITS ini sangat bagus, ya meskipun mungkin kebanyakan mahasiswa lain akan mengatakan banyak hal bagus tentang ITS tapi aku akan jujur disini dan aku rasa akan banyak mahasiswa ITS yang setuju. Sejauh ini ITS sangat bagus dan hanya 3 hal yang sangat buruk yaitu senioritas, banyak cowo yang merokok, dan ini yang mutlak adalah Surabaya itu panas. Ya, benar. Sangat panas, aku merasa aku 150% menjadi lebih hitam sejak kuliah disini. Entahlah kapan Surabaya akan menjadi sedingin...hhmm setidaknya sedingin Malang, kota tetangganya.

Untuk informasi tentang ITS lebih lanjut kalian dapat membuka website its

Tapi apapun itu, ITS tetap kampus tercintaku , kampus perjuanganku di kota perjuangan Surabaya. Semoga aku akan lulus dan menjadi seorang Engineer yang bisa berbakti untuk orang lain. 

"Apapun yang kita dapatkan adalah sebuah takdir yang sudah digariskan oleh Tuhan. Berusahalah untuk meraih impianmu meskipun dengan cara yang berbeda, sebab akhir impianmu pastilah sesuatu yang indah jika tidak indah itu bukanlah sebuah akhir impianmu"


Cute Baby Panda :3


Siapa yang tidak tahu Panda? Hewan lucu yang seperti boneka dan menjadi lambang dari organisasi WWF. Aku sangat suka mengumpulkan foto-foto panda yang difoto dalam berbagai pose. Sekarang aku tidak akan banyak menulis basa basi , silakan menikmati kelucuan panda :D

Oh dude, are you eating noodle cup right? It's kind of junk foo x_x

There's nothing at there baby panda -_- , better you come to me

Panda, you know, you are a panda not a  cat, that tree can't hold you in..1....2...3...

Dude, you are a panda. Not koala, please understand this simple fact

Hhhmm yeah, i feel so tired to say that tree can't hold you :')

Whoopss..i catch you honey :*

Be strong mama :')

Hey, i know you just a baby but can you hide your...hhmm..your secret part :3

Dude, you're panda, not a koala or a dog -_-

Ooowwwh...so cute right?
What a cute animal right?! I wanna hold them. :'3 Maybe some picture before i said a quote for you?

Better you let me hold you than you fall in 1...2....3...

You're a panda honey, not a goat ....mbeeeekk :3

Ow ow ow...are you shy? are you make a mistake dude?

Don't act so cool when you ride that horse -_-

I wanna hold you...kyaaa

And here it is...

Quote dari Po-Kungfu Panda

"He was so deadly, in fact that his enemies would go blind from over-exposure  to pure awesomeness"
Setiap orang akan merasakan kejenuhan di bidang yang sama tapi tidak semua orang bisa merasakan kebahagiaan hanya dengan hal-hal sederhana. Enjoy these cute pictures and get your simple happiness :) 

Cara Mengetahui Jenis Kelamin Komputermu :O


Sebelumnya aku mau ngasih tau kalau info ini aku dapatkan dari kaskus tapi sayangnya aku lupa URL untuk thread yang memuat info ini. Menurutku cukup menarik dan unik untuk iseng-iseng saat ga ada kerjaan. 


1. Dengan tampilan desktop, coba kalian buka notepad

2. Isi dengan kode ini CreateObject("SAPI.SpVoice").Speak"I Love You"

3. Save file tersebut di desktop dengan nama xyz.vbs

3. Klik dua kali file tadi, pastikan volume speaker kalian cukup keras

4. Maka akan terdengar suara seseorang menyapa dan berkata I Love You, jika sapaan tersebut suara wanita maka komputer kalian berjenis kelamin wanita, begitu  juga sebaliknya.

Silahkan dicoba teman-teman. Aku sudah mencoba dan komputerku berjenis kelamin pria. Saranku jangan mencoba ini di malam hari, suara yang dihasilkan terdengar sedikit menyeramkan menurutku.


Saturday, July 28, 2012

Olahraga Efektif, get your health, get your beauty


Sekarang aku ga akan nulis tentang hal-hal berat kayak sebelumnya. Aku akan nulis tentang tips-tips yang mungkin cukup bermanfaat untuk banyak orang terutama remaja , ya :)

Cewe ataupun cowo siapa yang ga mau badannya bagus dan sehat. Aku sendiri juga mau. Meskipun aku tergolong kurus dan susah gemuk tapi aku merasa bagian pinggul dan kakiku terlihat besar. Selain itu aku merasa semenjak kuliah aku hampir tidak pernah olahraga lagi bahkan untuk berjalan kaki dan bersepeda aku sangat cepat merasakan capek. Dan juga aku merasa aku itu pendek -_-" , yah aku tau itu efek yang kudapat karena kurang berolahraga dari dulu.

Jadi sekarang aku akan memberikan tips-tips olahraga yang simple dan bisa diterapkan di rumah. Selain itu aku juga coba memberikan jadwal yang kususun sendiri dengan mengikuti beberapa peraturan yang kudapat dari browsing. Oh Thanks God, internet membantuku untuk banyak hal. :D

Sebelumnya tips-tips olahraga yang kukumpulkan ini bertujuan untuk menambah tinggi badan, mengecilkan ukuran perut, pinggul, paha, dan betis. Tapi untuk keberhasilannya, kedisiplinan yang bisa menjawabnya. 


Pagi (bangun tidur)

1. Sit up 20 kali
2. Bicycle 20 kali 
3. Captain’s chair 20 kali
4. Senam wajah
5. Jinjit dan turunkan ulangi 10 kali sampai 2 set

Malam (sebelum tidur)

1. Sit up 20 kali
2. Hip Squat – sentuh lantai 15 kali 3 set
3. Leg Circles – buat lingkaran dengan kaki 10 kali searah jarum jam dan 10 kali berlawanan
4. Jinjit dan turunkan ulangi 10 kali sampai 2 set
5. Senam wajah

Sore (waktu senggang)

1. Bicycle 20 kali
2. Back kick – bentuk pesawat 15 kali masing-masing kaki
3. Hip extender – kaki ditendang kanan dan kiri masing-masing 15 kali
4. Jump squats – kaki dibuka seperti pesumo terus lompat 15 kali
5. Walking lunges – berjalan dengan setengah jatuh, ulangi 10 kali masing-masing kaki
6. Jinjit dan turunkan ulangi 10 kali sampai 2 set

Mungkin ada beberapa gerakan yang masih asing, jadi aku akan jelaskan tentang tahap-tahapnya.

1. Bicycle - dimulai dengan posisi telentang dengan kaki ditekuk seperti saat akan sit up. Kemudian angkat betis hingga 45 derajat dan ayunkan kaki seakan-akan kita mengayuh sepeda di udara. Kemudian coba sentuhkan siku kanan dengan lutut kiri begitu juga sebaliknya berulang-ulang.

2. Captain chair - gerakan untuk melatih pernafasan perut. Duduklah di kursi dengan punggung tegak kemudian tarik napas dalam-dalam sambil menarik perut ke arah dalam dan kemudian keluarkan. 

3. Jinjit dan turunkan - gerakan untuk mengecilkan betis. Berdirilah di atas kursi atau tempat yang lebih tinggi kurang lebih 20-30 cm. Kemudian berdiri di tepinya dengan setengah dari telapak kaki menggantung. Kemudian jinjit sejauh-jauhnya, tahan, dan kemudian turunkan sejauh-jauhnya.

4. Leg circles - gerakan ini untuk mengecilkan betis. Posisi awal sama seperti bicycle tapi kaki diangkat sebelah dan buat gerakan melingkar seakan-akan kita menggambar piring di udara dengan jempol kaki. 

5. Hip extender - gerakan ini juga bisa membuat pertumbuhan tulang kaki semakin cepat. Gerakan menendang bergantian ke sisi kiri dan kanan tubuh.

6. Jump squats - posisi awal seperti pada posisi pesumo yaitu kaki terbuka lebar dan jempol kaki menghadap ke luar badan. Kemudian loncat dan mendaratlah dengan posisi semula. Lakukan hingga berulang-ulang.


7. Back kick - gerakan membentuk pesawat dengan cara salah satu kaki diangkat ke belakang dan badan ditundukkan seperti posisi ruku'.



8. Walking lunges - gerakan ini dimulai dengan posisi awal berdiri tegap, langkahkan kaki kanan ke depan dan kemudian turunkan kaki kiri. Lakukan bergantian dan berulang-berulang.
walking lunges


Selain itu untuk kalian yang sedang berusaha menambah tinggi badan maka olahraga basket, renang, dan voli dapat membantu kalian. Sebab gerakan-gerakan melompat di basket dan voli serta berbagai gaya renang merangsang pertumbuhan tulang. Tapi untuk kalian yang bernasib sama sepertiku, tidak bisa melakukan ketiga olahraga tersebut juga bisa melakukan skipping di rumah setiap pagi dan sore hari 10-15 menit. 

Mesin Pump It Up

Tapi mungkin kalian jenuh dengan kegiatan skipping kalian  bisa pergi ke game center dan mencoba permainan pump it up. Mungkin sedikit mencolok dan memalukan untuk kalian yang baru belajar tapi menurutku ini sangat efektif, selain menyenangkan, kalian tidak akan merasa bosan melakukannya sebab gerakan-gerakan melompat diiringi dengan lagu-lagu dan dance dari musik yang ada. Bahkan saat SMA aku sering memainkannya dan berat badanku dapat turun dengan cepat - meskipun aku tidak mengharapkan berat badanku turun -_- .

Semoga saran dariku ini berguna ya, tips-tips ini kukumpulkan dari berbagai sumber di internet. Khusus untuk senam wajah kalian dapat mencari dan mencoba berbagai macam variasi yang tentu saja ada di internet. Cobalah disiplin dan menjaga pola makan ya teman-teman :D. Selain itu jangan langsung berolahraga dengan memforsir diri, coba lakukan perlahan-lahan dan setiap minggu coba tingkatkan jumlah hitungan di dalam satu set. Setelah olahraga di malam hari juga jangan pernah langsung tidur sebab hal ini hanya akan menyebabkan kalian insomnia. Jadi lakukan peregangan dulu dan biarkan badan rileks sebelum kalian pergi tidur.  Selamat mencoba :D

"Kita tidak akan pernah menyadari betapa berharganya sesuatu sampai kita tidak mendapatkannya lagi dengan mudah. Itulah kesehatan. Keep health, keep smiling, keep your youth spirit "

Thursday, July 26, 2012

SAVE ANIMAL, PLEASE :')

SAVE ANIMAL. 


Aku memang seorang pencinta hewan, tapi aku bukan seorang vegetarian. Menurutku hati hewan lebih tulus dan mereka memberikan banyak hikmah untuk kita. Mereka menunjukkan kesetiaan dan keluguan dibandingkan anak kecil dari manusia sekalipun.

Kedua orangtuaku juga seorang pencinta hewan, sejak kecil aku sering berinteraksi dengan hewan. Di rumahku banyak terdapat hewan peliharaan sejak aku kecil. Dimulai dari kucing, sampai dengan elang dan burung enggang  . Sewaktu aku kecil, ayahku bekerja di sebuah perusahaan kayu di pedalaman Kalimantan. Oleh sebab itu ayahku sering sekali mendapatkan hewan-hewan langka yang merupakan hasil buruan. Ayahku akan mengembalikan ke pemerintah, namun sebelumnya akan dipelihara di rumahku sambil menunggu proses birokrasi selesai. 

Aku pernah melihat sebuah video tentang seorang induk anjing laut yang rela mati untuk melindungi anaknya dari pemburu liar. Anak anjing laut itu menangis dan bahkan dia mengeluarkan air matanya saat para ilmuwan memisahkannya dari jasad induknya. Aku tidak habis pikir, mengapa para pemburu itu perlu membunuhnya. Apakah hanya demi bulu indah mereka yang akan dijadikan mantel? Mengapa mantel harus dari bulu mereka? Bukankah domba sudah merelakan bulu-bulunya untuk dicukur dan dijadikan wol, hewan-hewan ternak lainnya juga  merelakan dagingnya kita potong dan merelakan kulitnya dijadikan bahan pakaian kita. Apakah pengorbanan mereka tidak ada artinya sampai kita perlu membunuh hewan lainnya? Mengapa uang sangat membutakan?

Aku membenci semua hal itu. Aku benci dengan orang yang senang menyakiti hewan terutama hewan langka. Mereka tidak pernah tahu bagaimana hewan-hewan itu telah berkorban, memberikan hutan mereka untuk kita dan mengapa kita masih harus membunuhnya? Memisahkan sang induk dengan anak mereka? Seorang anak manusia yang  berakal saja bahkan tidak bisa hidup tanpa induk ataupun induk asuh mereka. Bagaimana dengan para hewan yang tidak berakal itu?

Aku benci dengan orang-orang yang menganggap hewan itu menjijikkan, menganggap itu adalah sesuatu yang kotor. Mereka hanya ingin kasih sayang dan apakah kalian tidak bisa melakukan hal lainnya selain menendang dan membunuh mereka? Bukankah kalian bisa pergi dan tanpa menghiraukan mereka. Itu lebih baik daripada membunuh mereka. 

Mungkin aku terlihat sok tahu, tapi aku sejak kecil hidup dengan banyak hewan dan aku tahu mereka adalah makhluk yang sangat mengerti. Aku ingat waktu aku kecil, waktu aku kesepian karena dimarahi orangtuaku kucing-kucingku akan mendatangiku dan menggesek-gesekkan badannya seakan menghiburku. Aku ingat saat aku mulai besar, aku dikejar oleh anjing liar dan anjingku berlari untuk membelaku padahal saat itu dia sedang sakit dan tidak bisa bergerak karena kakinya luka. Waktu aku kesepian, burung-burung di rumahku akan bernyanyi untukku. Bukankah hewan itu sangat tulus dalam menyayangi?

Aku tidak tahu apa yang bisa kulakukan untuk menyelamatkan hewan-hewan tersebut. Tapi kupikir dengan kumulai dari mengajak orang lain berpikiran sama sepertiku akan mengubah keadaan mereka dan kucoba untuk menyisihkan sedikit uang saku ku untuk donasi mereka. Selain itu aku berusaha untuk menjaga lingkunganku dan tidak mengusik hewan-hewan yang ada. Semoga hal ini berguna. 

"Kesetiaan abadi bukanlah kata-kata untuk setia, tapi kenyataan bahwa kamu selalu ada untukku. Karena itu hewan adalah makhluk paling setia karena mereka tidak berbicara dan menunjukkan perasaan mereka dengan perbuatan."

Save Animal, Save Our Earth.
Tulisan ini kutulis untuk orang-orang hebat yang mengabdikan hidup mereka untuk hewan dan masa depan.