Wednesday, February 14, 2018

Rain

Aku suka hujan, suka banget sama hujan. 

Pernah ga sih kalian merasa seburuk apapun hari kalian, kalian cukup dengan lihat hujan di luar jendela, dan ternyata semua masalah rasanya terselesaikan. Bahkan sekarang cuma menulis tentang hujan sudah membuat perasaanku membaik.


Aku yakin banyak sekali orang diluar sana yang suka hujan, sesuka aku dengan hujan. Buktinya aku menemukan banyak foto-foto hujan di Google, dengan berbagai quote yang intinya membicarakan tentang orang-orang yang menemukan kenyamanan di dalam hujan.

Hari ini hujan, dari tadi pagi sih, bahkan juga hujan salju. Tapi ternyata, aku tetap lebih suka hujan biasa. Hujan air. Suara air yang jatuh ke tanah, ke atap rumah, ke balkon, itu ternyata lebih menyembuhkan ya. Aku selalu tanpa sadar tersenyum setiap mengingat hujan. Suka sekali.

Hujan seringkali membawa suatu hal baik untukku, seperti obrolan tentang hujan dengan seseorang yang berakhir dengan obrolan manis lainnya. Sayang di tempat dia lagi ga hujan. Coba kalau hujan, aku lebih senang. Ya tapi mau gimana lagi. Jauh.

Oh iya. Ada satu lagu juga yang aku suka, dari Sekai no Owari. Judulnya Rain. Artinya....aku lupa hehehe. Bahasa jepang sih, cuma bagus kok. Ngomong-ngomong hujan lagi, jadi aku pernah jalan-jalan, rame-rame, aku liat kubangan air, aku lari, lompat ke kubangan air, terus ternyata nyiprat ke orang-orang. Sahabat aku cekikikan di belakang liat aku panik, bukan cerita yang istimewa sih, tapi entah kenapa aku suka, karena sesudah itu, dia tanya, "Kamu sesuka itu sama hujan ya?". Terus aku jawab "Iya. Suka banget." , terus dia bilang, "Sepatu kamu putih, ga takut basah, atau kotor." Aku cuma ketawa. Dia juga. Terus kita lari nembus hujan, untung cuma rintik-rintik. Aku jadi pengen lari-lari di bawah hujan lagi. Aduh, aku kangen. Kangen hujan. Hahaha. Padahal sekarang lagi hujan.


Aku pernah kepikiran untuk punya anak namanya hujan. Tapi kok setelah dipikir biasanya hujan diasosiasikan orang dengan hal sedih ya, duh kasihan anakku nanti. Terus aku jadi kepikiran anak ku kalau dikasih nama Langit bagus ga ya. Aku mau punya anak dua, yang pertama namanya Langit Pagi, yang kedua Langit Sore. Kenapa langit? Ya karena aku suka banget sama langit. Kenapa ya langit itu bagus banget. Mau langit pagi, langit sore, langit malam. Aku suka. 

Sekarang, hujannya tiba-tiba berhenti. Aku jadi makin kangen hujan. Hujannya kok cepat pergi sih, nanti tiba-tiba datang, tiba-tiba pergi. Jadi sedih, jadi pengen hujan cepat datang lagi. Tapi, hujan di musim dingin ini ajaib sih, bukannya  bikin suasana makin dingin, tapi bikin suasana makin hangat, aku jadi makin suka hujan. Kalau hujan datang, bikin suasana jadi tenang, menyenangkan, meski kadang datangnya tiba-tiba, dan awalnya aku suka sebal, soalnya aku jadi ga bisa kemana-mana, jadi malas. Tapi, setelah diingat, oiya aku kan suka hujan, aku jadi senang lagi sama hujan. Ya sebal sih, bukan berarti benci,  jadi gimana pun aku tetap suka hujan ternyata. Gapapa deh. Toh aku jadi senang.

Sekarang. Aku masih nunggu hujan. Semoga dia cepat datang. Aamiin.









No comments:

Post a Comment