Hari kedua. Masih di tempat yang sama dengan kemarin. Hanya bergeser lantai saja. Jam yang berbeda juga. Tapi masih di suhu yang sama dan juga dengan chiko yang sama, yang masih mempertanyakan, kenapa bisa Surabaya sepanas ini.
Kemarin aku sudah tulis di post sebelumnya yang ada di sini , apa saja yang harus kutulis selama 30 hari ini. Hari ini temanya sedikit susah menurutku, tapi menarik.
"Write something that someone told you about yourself that you never forget."
Oke. Mari dimulai saja.
Aku punya teman baik. Beberapa teman baik yang sebenarnya baru-baru saja aku kenal. Mereka saling kenal satu sama lain, dan aku juga sering kok ngobrol dengan mereka, tepatnya beberapa dari mereka. Sampai suatu hari, salah satu dari mereka bilang gini.
"Chiko. Kamu itu anaknya adaptable, baik, cepat adaptasi. Tapi kamu suka ikut-ikutan orang lain ya? Bagus sih, kamu jadi mudah adaptasi. Tapi lucu aja, kelihatan kamu mudah niru orang lain, nyoba samain hobimu, hal yang kamu suka."
Hhhmm...ya sebenarnya tidak pas seperti itu sih kalimatnya. Tapi ya kurang lebih begitulah yang kutangkap. Aku beneran baru sadar pas dia bilang gitu. Aku baru sadar. Aku gampang bergaul dengan banyak orang dan seringnya cara aku adaptasi "agak" bahaya. Aku dengarkan, serap, semua hal baru, kebiasaan baru, nilai-nilai baru, dan tanpa sadar aku lakukan setiap hari. Meski lama kelamaan aku akan mensortir sendiri, kebiasaan mana yang cocok dengan aku mana yang tidak.
Orang ini juga yang bilang, kalau aku tidak perlu minum kopi hanya cuma biar aku bisa mengiyakan temanku saat pergi ke kedai kopi. Orang ini juga yang bilang tidak ada yang salah kalau aku hapal banyak karakter anime tapi aku tidak tahu kalau More Than Words itu lagu Westlife ternyata. Orang ini juga yang bilang kalau ini hanya perkara preferensi. Dan juga orang ini yang memang tidak pernah nyambung ngomongin minat denganku. Minat kita terlalu beda. Entah gimana ceritanya bisa berteman ya.
Dari kalimatnya ini, aku jadi makin berusaha mengenal diriku sendiri. Aku mulai belajar mendengarkan pendapat orang tentang diriku. Aku mulai ikut tes psikologi online, dari yang serius sampai yang tidak serius. Aku mulai bisa mengerti dan bilang ke orang lain kalau aku bukan penghapal lirik yang baik, aku bukan orang yang tahu ini lagu siapa, lirik yang mana, dan lagu jaman kapan. Aku juga bukan orang yang bisa ingat kalau si A itu adalah orang yang sama dengan si B di suatu film. Aku juga bukan orang yang tahu dengan baik bisa menjelaskan apa bedanya pedasnya cabe dan wasabi. Aku juga bukan orang yang bisa menulis dan bercerita dengan baik. Aku juga bukan orang yang tahu jalan cerita stars wars. Aku juga bukan orang yang bisa hapal, novelis ini selalu menulis buku tentang ini. Aku juga bukan orang yang tahu, sepatu merk ini itu harganya berapa.
Dan pelan-pelan aku sadar, oiya aku orang yang tahu kalau Sungmin nya Super Junior itu dulu suka pakai topi bolong atasnya, aku orang yang tahu kalau "pacaran" sama faker itu gimana, aku juga orang yang tahu kalau lagu Tada Mae E nya Hey!Say!Jump itu sebagus apa, aku juga orang yang tahu kalau berjoget bersama Kumamon di depan umum itu menyenangkan, aku juga orang yang tahu kalau berlari ke ayunan dan main ayunan di taman sendirian itu hal yang menyenangkan, aku juga orang yang tahu kalau film Indonesia sekarang banyak yang bagus, aku juga orang yang tahu kalau kebocoran minyak itu maksimal diizinkan seberapa banyak, aku juga orang yang tahu kalau Miiko naik kelas 6 di buku jilid nomor 29.
Aku makin sadar. Oh iya. Semua ini hanya preferensi. Semua ini hanya tentang aku tahu seberapa banyak yang hal aku minati dan ingin ku tahu. Semua ini hanya tentang aku bisa menyerap informasi dan mengingat semua detailnya. Semua ini juga hanya tentang seberapa aku mengenal dan menerima diriku sendiri.
Pelan-pelan aku mulai mengerti diriku sendiri. Aku mulai mengerti passionku dan apa yang ingin kulakukan di hidupku. Aku mulai tahu apa saja yang membuatku bahagia. Aku bertekad untuk setidaknya mengerti satu hal dari diriku sendiri setiap harinya. Dan hal baru yang kupahami tentang diriku sendiri hari ini adalah...
Aku senang berbicara dengan orang lain, aku mendapatkan energi dari berbicara dengan orang. Tapi bukan untuk didengarkan ataupun seperti berjualan. Ternyata aku lebih nyaman saat aku melakukan deep talk , berdiskusi tentang pendapatku, mendengarkan pendapat orang lain tentang hal itu, menyocokkannya dengan yang kupahami, dan memberikan pendapatku kembali. Singkat kata. Konsultasi.
Aku suka saat orang lain berkonsultasi ataupun saat aku berkonsultasi dengan orang lain. Aku mau didengarkan pendapatku oleh orang lain.
Oh iya ada hal lain yang aku sadari sekarang. Baru saja. Sesaat setelah aku mengetik kalimat diatas.
Aku rindu. Rindu banyak hal. Termasuk rindu duduk di suatu tempat, berbicara banyak hal dengan seseorang, dari se sederhana Chopper nya One Piece itu lucu banget sampai seberat jadi ini Prabowo di 2019 bakal gimana di Pilpres.
Ya aku rindu aja sih. Rindu momennya.

No comments:
Post a Comment